Ramadhan 2020

Bulog Jateng Siapkan 116 Ribu Ton Beras untuk Ramadan 2020 Ini

Perum Bulog Jateng menyiapkan 116 ribu ton beras untuk pemenuhan kebutuhan pangan menjelang Ramadan dan Idulfitri,

TRIBUN JATENG/DESTA LEILA KARTIKA
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Jawa Tengah, Basirun, saat melakukan pemantauan stok beras yang tersedia di Gudang Bulog Sumberejo, jl. Raya Kaliwungu, Kab. Kendal, pada Jumat (20/12/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Perum Bulog Jateng menyiapkan 116 ribu ton beras untuk pemenuhan kebutuhan pangan menjelang Ramadan dan Idulfitri, serta kondisi di tengah mewabahnya virus corona atau covid-19.

Stok beras itu akan digunakan untuk Kegiatan Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KKPSH).

Selain itu juga untuk cadangan lain, seperti bantuan bencana alam.

Kepala Perum Bulog Jateng, Basirun mengatakan, jumlah itu bisa mencukupi kebutuhan hingga Ramadan, Idulfitri, bahkan 6 bulan ke depan.

"Stok beras yang ada cukup aman, apalagi pada akhir April nanti memasuki masa panen. Sementara panen raya akan dilakukan pada Mei hingga Juli," katanya, Jumat (3/4).

OPINI Satrio Wahono: Menambal Defisit BPJS Kesehatan Pasca Pembatalan Kenaikan Iuran

Chord Kunci Gitar Aku Disampingmu Indra Cilapop

Ingat Kakek yang Rampok Toko Emas Bulan Lalu? Ia Tewas Mendadak Karena Corona, Kok bisa Tertular?

Lelang Amal Pemulihan Covid-19, Gus Mus Lelang Lukisan Asmaul Husna

Menurut dia, ketersediaan stok beras itu akan membuat harga beras di pasaran stabil.

"Harga beras di pasar maupun tingkat petani awal tahun tahun ini cukup stabil. Justru menjelang panen raya ada kemungkinan harga mengalami penurunan," ucapnya.

Terkait dengan komoditas pangan selain beras, seperti minyak goreng dan gula, meski sempat terjadi kelangkaan stok, Basirun menuturkan, ketersediaannya kini berangsur membaik.

"Bulog Jateng juga telah menyiapkan sebanyak 130-150 ton gula untuk kegiatan operasi pasar murah. Bulog bekerjasama dengan berbagai pihak untuk menyediakan stok gula hingga Lebaran," jelasnya.

Di sela pemberlakuan Work From Home (WFH), Basirun menyatakan, Bulog tetap melayani kebutuhan pangan masyarakat.

"Sesuai dengan perintah dari pusat untuk kegiatan stabilisasi harga, Bulog Jateng akan melayani msyarakat melalui kantor desa atau kelurahan," paparnya. (bud)

Virus Coronavirus Gejala, Apa yang Dilakukan Tinggal bersama Orang dengan Gejala Terinfeksi Corona

226 Jemaat Gereja Bethel Bandung Positif Corona, Terinfeksi dari Pendeta yang Kini Meninggal Dunia

DETIK-DETIK Anak Durhaka Bakar Rumah Orangtua Buta dan Renta karena Tak Dibelikan Sepeda Motor

Tinggal 20% Karyawan Hotel Masih Bekerja di Sejumlah Hotel di Jateng Terpaksa Tutup Sementara

Penulis: budi susanto
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved