Breaking News:

Kasus Syekh Puji

Syekh Puji Dikabarkan Nikahi Anak 7 Tahun, KPAI: Kami Tolak Segala Bentuk Perkawinan Anak

KPAI angkat bicara mengenai kasus hukum perkawinan anak yang dilakukan oleh Syekh Puji

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: M Syofri Kurniawan
NET
Syekh Puji (kanan) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) angkat bicara mengenai kasus hukum perkawinan anak yang dilakukan oleh Syekh Puji, pimpinan satu pondok pesantren di Kabupaten Semarang. 

Syeh Puji yang memiliki nama lengkap Pujiono Cahyo Widianto dikabarkan menikahi seorang anak berusia 7 tahun.

Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Bidang Pengasuhan, Rita Pranawati, kepada Tribunjateng.com menyampaikan, KPAI berprinsip menolak segala bentuk perkawinan anak.

Kepergok Berduaan di Kamar dengan Mahasiswa, Wanita Hamil Ini Ngaku Mau Bunuh Diri

Najwa Shihab Skakmat Yasonna Laoly soal Napi Koruptor Bebas Dampak Virus Corona: Cek Setya Novanto

Luhut Pandjaitan Dapat Bisikan Kabar Baik dari Ilmuwan : Prediksi Corona di Indonesia Berakhir April

Hubungan Pemerintah Pusat dengan Anies Baswedan Dikabarkan Retak, Ini Kata Luhut Pandjaitan

"Kami tentu tidak sepakat.

Hal itu karena kami merupakan bagian dari advokasi pencegahan perkawinan anak," tuturnya kepada Tribunjateng.com, Sabtu (4/4/2020) sore.

Rita mengungkapkan, KPAI sudah berkoordinasi dengan Kementerian/Lembaga tingkat nasional.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA), Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), dan Komnas Perempuan.

Kami juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPA) provinsi dan kabupaten," ungkapnya.

KPAI juga sudah mengirimkan surat terkait proses kasus tersebut kepada DPPA provinsi maupun kabupaten.

"Kami memberikan dukungan kepada anak untuk proses hukumnya sesuai dengan dugaan yang disangkakan dan ini tentu domain kepolisian," tuturnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved