Berita Kendal

171.208 Warga Kendal Dapat Gratis dan Diskon 50% Bayar Listrik Selama 3 Bulan dari PLN

Tercatat 171.208 warga dari jumlah total 351.289 pelanggan PLN di Kabupaten Kendal mendapatkan gratis dan diskon bayar listrik selama tiga bulan.

TRIBUN JATENG/SAIFUL MA'SUM
Manager PLN Rayon Kendal Tresna Nurma Abadi (kanan) bersama Manger PLN Rayon Weleri Setya Veraliani saat ditemui di kantor PLN Rayon Kendal, Senin (6/4/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Tercatat 171.208 warga dari jumlah total 351.289 pelanggan PLN di Kabupaten Kendal mendapatkan gratis dan diskon bayar listrik selama tiga bulan.

Rinciannya, 140.226 pelanggan mempunyai hak listrik gratis karena memiliki daya R1/450 Volt Ampere, dan 30.982 pelanggan R1/900 volt ampere subsidi yang berhak mendapatkan diskon pembayaran sebesar 50 persen.

Manager PLN Rayon Kendal, Tresna Nurma Abadi, mengatakan kurang lebih 49 persen dari total pelanggan PLN di Kabupaten Kendal meliputi Rayon Kendal, Weleri dan Boja mempunyai hak atas diskon pembayaran listrik selama bulan April, Mei, dan Juni.

Bukan Isapan Jempol Perintah Presiden Filipina Duterte, 1 Pria Ditembak Mati Langgar Aturan Lockdown

Kabar Gembira di Tengah Pandemi Corona, Pemerintah Umumkan Aturan Tentang THR, Simak Selengkapya

Wakil Dirut PLN: Mulai Hari Ini Token Listrik Gratis dan Diskon 50 % Sudah Bisa Diakses, Ini Caranya

Motivator Tung Desem Waringin Dinyatakan Positif Corona : Tetap Semangat dan Tetap Gembira

Katanya, khusus di Rayon Kendal jumlah total pelanggan PLN mencapai 148.123 orang.

51.878 di antaranya pemakai listrik dengan kapasitas tegangan R1/450 VA dan berhak mendapatkan subsidi pembayaran 100 persen.

Sedangkan pelanggan daya R1/900 VA yang mendapatkan subsidi mencapai 14,890 orang.

Ia menegaskan bahwa program subsidi gratsi hanya diperoleh otomatis bagi pengguna daya R1/450 VA, sedangkan subsidi 50 persen bagi pengguna daya R1/900 VA subsidi.

"Untuk mengetahui subsidi atau tidaknya bagi yang punya daya R1/900 VA bisa dilihat kodenya di struk pembayaran terakhir.

Kalau tertera kode tarif atau daya R1M maka dia tidak subsidi atau mampu. Nah yang subsidi kodenya R1 saja," jelasnya saat ditemui di kantornya, Senin (6/4/2020).

Lebih lanjut, jumlah penerima subsidi terbagi dalam 2 kategori, pascabayar dan prabayar.

Halaman
123
Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved