Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Hendi Tetapkan PDAM Diskon 20%, Rusunawa dan PKL Gratis Di Kota Semarang

Pemerintah Kota Semarang mengeluarkan sejumlah kebijakan pemangkasan tarif dan retribusi dengan menimbang dampak Physical Distancing akibat corona

Editor: galih permadi

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang mengeluarkan sejumlah kebijakan pemangkasan tarif dan retribusi dengan menimbang dampak Physical Distancing akibat virus corona.

Pasalnya menurut Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi adanya tekanan ekonomi di tengah upaya pemutusan mata rantai COVID-19 telah menjadi perhatian Pemerintah Kota Semarang.

Untuk itu sejumlah kebijakan yang diharap dapat meringankan beban masyarakat pun diambil oleh Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi tersebut, antara lain dengan diskon tarif PDAM semua golongan sebesar 20%, menggratiskan retribusi PKL di Kota Semarang, hingga menggratiskan retribusi rusunawa.

Wakil Dirut PLN: Mulai Hari Ini Token Listrik Gratis dan Diskon 50 % Sudah Bisa Diakses, Ini Caranya

Nikita Mirzani Marah-marah Rumahnya Diserbu Orang Minta Uang Sumbangan : Saya Akan Panggil Polisi!

Tak Kuat Bayar Miras, Joko Kendal Nekat Curi Kotak Amal di Semarang Zoo, Hendak Kabur Pakai Mukena

Kabar Gembira di Tengah Pandemi Corona, Pemerintah Umumkan Aturan Tentang THR, Simak Selengkapya

Hendi mengungkapan dalam pengamatannya hampir semua lini kehidupan di Kota Semarang mengalami tekanan, termasuk pada aktifitas eknomi, yang kemudian pemerintah harus hadir. “Saat ini semua lini lesu akibat Corona.

Apalagi di Kota Semarang trennya masih naik sehingga banyak usaha yang turun dan sepi, bahkan tidak sedikit pula yang kemudian merumahkan pegawainya.

Ini menjadi concern kita bersama,” tutur Hendi.

"Maka Pemkot Semarang lakukan upaya dari dua sisi, baik meringankan pengeluaran, juga mencukupi kebutuhan, dengan pembagian sembako salah satunya," tegasnya.

Secara detail Hendi menjelaskan jika diskon tarif PDAM yang dimaksud berlaku untuk periode pemakaian April sampai dengan Juni 2020, dengan teknis tagihan pemakaian bulan April 2020 mendapatkan potongan saat pembayaran di bulan berikutnya, begitu pula pada bulan Mei dan Juni.

Juga terkait digratiskannya retribusi Rusunawa pada bulan April sampai Juni 2020, dirinya menerangkan pemberlakukan tersebut pada 7 Rusunawa yang berada pengelolaan Pemerintah Kota Semarang.

Sedangkan penggratisan retribusi PKL selama tiga bulan ke depan juga berlaku pada PKL yang berjualan di tepi jalan Kota Semarang.

Di sisi lain dalam pembagian sembako Pemerintah Kota Semarang juga terus berusaha mendistribusikannya merata kepada masyarakat, juga kepada pengemudi ojek online, seperti yang dilakukannya, Senin (6/4).

Hendi mewakili Pemerintah Kota Semarang dan seluruh stakeholder yang berpartisipasi, secara simbolis menyerahkan langsung kepada dua orang pengemudi Go-Jek di lobby kantornya.

“Saya harap upaya saling membantu ini menjadi sebuah gerakan bersama, bisa membantu tetangga kanan, kiri, atau pihak-pihak lain yang ekonominya tidak sebaik kita.

Dengan saling membantu kita dapat melewati masa sulit ini dengan lebih baik,” pungkas Hendi.(*)

Di Kelurahan, Ojol yang Ditipu saat Antar Penumpang Purwokerto-Solo Kaget: Sudah Banyak Ojol Lain

Ramai Video Ganjar Pranowo Dicegat Tim Relawan Tanggap Corona, Ini yang Sebenarnya Terjadi

Mulai Besok Jalan di Kota Semarang yang Ditutup Bakal Ditambah Lagi, Ini Titiknya

Mujio Kaget Istrinya Mendadak Hilang Ditelan Bumi Saat di Ladang, Begini Akhir Nasibnya

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved