TMMD Pekalongan
Wanuri di Balik Lancarnya Pengaspalan Jalan TMMD Reguler Pekalongan
Pengaspalan jalan di Desa Pantirejo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan tak terlepas dari peran Wanuri (45), pekerja pengaspalan jalan.
TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN – Pengaspalan jalan sepanjang 2,5 kilometer lebar 3 meter di Desa Pantirejo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, melalui TMMD Reguler 107 Kodim 0710 Pekalongan, tak terlepas dari peran Wanuri (45), pekerja pengaspalan jalan dari Kecamatan Petungkriyono, Pekalongan.
Hingga hari ke-21 pelaksanaan TMMD, ia masih setia membakar aspal untuk mengencerkannya.
“Adanya pembangunan jalan di Desa Pantirejo, juga merupakan berkah bagi saya dan puluhan tetangga saya di Petungkriyono. Kami dapat pekerjaan di tengah kewaspadaan virus corona,” ucapnya, Minggu (5/4/2020).
Disinggung terkait bekerja bareng Satgas TMMD Reguler Pekalongan, dirinya menyatakan bangga.
Tak masalah harus menyesuaikan ritme kerja datang pagi pulang terlambat saat mengejar penyelesaian pengaspalan jalan yang menyisakan 20 % lagi.
“Saya diminta Pak TNI untuk datang kurang dari jam tujuh pagi untuk segera menyalakan api dan membakar aspal. Tidak masalah untuk membantu TNI dan masyarakat Pantirejo,” ucapnya.
Dibenarkan Serka Nur Abidin, anggota Staf Teritorial Kodim Pekalongan yang ditunjuk satuannya sebagai pengawas pekerjaan di lapangan, bahwa Wanuri memang rajin datang lebih awal daripada semua tenaga yang terlibat di pengaspalan jalan.
Pasalnya, untuk membakar aspal hingga siap untuk digunakan paling tidak membutuhkan waktu setengah jam. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/tmmd-pekalongan-7-apr-4.jpg)