Breaking News:

Berita Kebumen

Enam Titik Perbatasan di Kebumen Dijaga Polisi untuk Pencegahan Corona

Seluruh pengguna jalan yang akan melintas ataupun berkunjung ke Kabupaten Kebumen dari arah luar kota wajib mematuhi protokol kesehatan

Istimewa
Petugas semprot disinfektan kendaraan yang masuk wilayah Kebumen di pos check point . 

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Seluruh pengguna jalan yang akan melintas ataupun berkunjung ke Kabupaten Kebumen dari arah luar kota wajib mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

Seluruh pengguna jalan wajib berhenti di check point kesehatan yang berada di enam titik perbatasan.

Di situ, pengguna jalan wajib mengikuti pengecekan kesehatan dari tim medis serta bersedia disemprot kendaraannya.

Di Tengah Wabah Corona, Pria Ini Bikin Ketawa Polisi karena Bingung Cara Menemui Dua Istrinya

Banyak Spekulasi, Kapan Sebenarnya Puncak Corona di Indonesia? Ini Penjelasan Ahli Epidemiologi

Detik-detik Jerit Kesedihan Ratusan Pegawai Ramayana Depok Pecah saat Tahu Kena PHK, Videonya Viral

Promo Superindo 6-8 April 2020, Minyak Goreng hingga Mi Instan, Ini Daftar Lengkapnya

Ini bagian dari skrining kesehatan dalam rangka memutus penyebaran Covid-19 di Kebumen.

Setiap chek point terdapat petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Polres Kebumen, Kodim 0709 Kebumen, Dinas Kesehatan serta Dinas Perhubungan.

"Terimakasih kepada masyarakat yang sudah taat dan kooperatif untuk mengikuti pengecekan kesehatan," kata Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan usai meninjau pos Check point bersama jajarannya, Selasa (8/4).

Diungkapkan AKBP Rudy, Pos Check Point tersebar di 6 Kecamatan di Kebumen yang memiliki perbatasan dengan Kabupaten tetangga. Pos chek point ada di Kecamatan Mirit, Prembun, Padureso, Rowokele, Sempor, dan Kecamatan Ayah.

Pengendara yang masuk Kabupaten Kebumen akan diberikan gelang biru yang menandakan orang dalam pengawasan (ODP). ODP wajib melakukan karantina mandiri selama 14 hari di rumah.

Adapun pendatang dari luar Kabupaten Kebumen yang suhu tubuhnya tinggi usai dicek akan diberikan gelang pink yang menandakan pasien dalam pengawasan (PDP).

Kapolres juga membagikan sembako kepada para petugas Check Point agar mereka lebih semangat dalam bertugas. Mereka akan bertugas selama 24 jam, sampai situasi dinyatakan aman dari pemerintah.

"Pos Check Point ini akan berdiri sampai situasi dinyatakan aman dari pemerintah. Semoga pandemi virus Corona segera berlalu," kata AKBP Rudy. (*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved