Berita Tegal

Aktivis Lingkungan di Tegal Produksi Masker Kain, Sehari Produksi 100 Buah

Aktivis lingkungan Nurlaelatul Aqifah (46) bersama putrinya Kharisatul Fitriyah (22), kini sedang dibanjiri pesanan pembuatan masker berbahan kain.

Tribun Jateng/ Fajar Bahruddin Achmad
Aktivis lingkungan Nurlaelatul Aqifah (kiri) bersama putrinya Kharisatul Fitriyah (kanan), menunjukkan hasil produksi masker kain buatannya. 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Aktivis lingkungan Nurlaelatul Aqifah (46) bersama putrinya Kharisatul Fitriyah (22), kini sedang dibanjiri pesanan pembuatan masker berbahan kain.

Nur, sapaan akrab pengelola Bank Sampah Mawar Biru di Kota Tegal itu, dalam sehari bisa memproduksi 100 buah masker kain.

Beberapa produksi kain memang dipesan secara komersial oleh konsumen.

Sebagian lain, Nur donasikan tenaganya untuk membuat masker kain secara gratis.

Nur mengatakan, ia bersama putrinya sehari memproduksi masker kain sebanyak 100 buah.

Masker kain tersebut ia jual satuannya seharga Rp 5000.

Jika dibeli satu lusin harganya Rp 50 ribu.

Ia sendiri membuat masker kain dengan bahan oxford.

"Saya belum sempat membuat untuk menitipkan ke pedagang. Rata- rata masker yang saya buat adalah pesanan," kata Nur kepada tribunjateng.com, Rabu (8/4/2020).

Nur bercerita, ia dan putrinya juga kerap menerima pesanan masker kain atas sukarela.

Halaman
123
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved