Breaking News:

Virus Corona Jateng

Curhat Pedagang Bakso Kebumen Tutup Usaha, Hanya Berdoa Semoga Siswa Segera Masuk Sekolah

Pedagang bakso di Kebumen curhat terpaksa gulung tikar karena wabah virus corona. Dia berharap siswa segera masuk sekolah.

Istimewa
Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya membagikan sembako ke masyarakat terimbas Corona. 

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Wabah virus Corona memukul perekonomian masyarakat.

Termasuk pedagang kecil dan penyedia jasa angkutan di Kabupaten Kebumen.

Masyarakat berpenghasilan terbatas paling terpukul karena wabah ini.

Fakta di Balik SA Tipu Driver Ojol Mulyono, Pelaku Ditolak Keluarga dan Kini Dikarantina di Solo

Janda Ini Kaget Saat Cek Calon Suaminya di Kodim Pemalang, Tidak Ada Nama Kapten Rendi

TNI-Polri Tangkap Pemasok Sembako KKB Papua, Ternyata Juga Penyelundup Amunisi

Perawat RSUP Kariadi Semarang Meninggal karena Corona, Dimakamkan Dekat Dengan Makam Ayahnya

Bisa dibilang, mereka bekerja dengan hasil yang hanya cukup untuk makan hari itu juga.

Kini, saat penghasilan drop karena wabah Corona, mereka terancam tak bisa memenuhi kebutuhan dasarnya.

Sulastri, warga Desa Kembaran Kebumen mungkin mewakili pedagang kecil lain yang terpuruk karena Corona.

Bagaimana tidak, ia yang sehari-hari biasa menjajakan bakso di sebuah sekolah di Kebumen harus tutup karena wabah Corona.

Sekolah tempat dia berjualan diliburkan hingga waktu entah kapan.

Padahal konsumennya adalah anak-anak atau siswa sekolah.

Di luar pedagang kecil, para tukang becak yang biasanya mendapatkan penghasilan, tidak mesti pulang membawa uang karena sepi penumpang.

Halaman
12
Penulis: khoirul muzaki
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved