Berita Semarang

Prihatin Masih Banyak Warga Berkerumun, Hendi Keliling Semarang Ingatkan Bahaya Corona

Dia langsung meminta kepada masyarakat untuk pulang saat menemukan ada yang masih berada di luar pada beberapa tempat

Istimewa
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, beserta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Semarang berkeliling menyisir sejumlah daerah, Rabu (8/3/2020) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, beserta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Semarang berkeliling menyisir sejumlah daerah, Rabu (8/3/2020) malam.

Hendi, sapaannya, ingin memastikan masyarakat Kota Semarang tertib dalam mengikuti anjuran pemerintah, untuk membatasi diri beraktifitas di luar tempat tinggal.

Dia langsung meminta kepada masyarakat untuk pulang saat menemukan ada yang masih berada di luar pada beberapa tempat.

Menurutnya, ini dilakukan demi memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di kota yang dipimpinnya tersebut.

Perawat RSUP Kariadi Semarang Meninggal karena Corona, Dimakamkan Dekat Dengan Makam Ayahnya

Kisah Pilu Pasien Sembuh Corona di Wonosobo, Mau Dipulangkan Tapi tak Punya Tempat Tinggal

BREAKING NEWS, 3 Warga Kabupaten Pekalongan Dinyatakan Positif Corona, Pulang dari Jakarta dan Bali

Promo Indomaret Pekan Ini 8-14 April 2020, Produk Susu hingga Aneka Snack, Cek di Sini Daftarnya

“Malam ini saya ingin memastikan teman - teman di satuan tugas Camat, Lurah, Kapolsek dan Danramil terus mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di luar yang tidak mendesak,” tegasnya, dalam keterangan tertulis.

"Saya juga ikut langsung mengingatkan masyarakat yang bertemu dengan saya, untuk menyadari bahwa cara untuk memutus mata rantai covid-19 adalah dengan Stay At Home," tambahnya.

Dia merasa prihatin karena masih menjumpai masyarakat berkumpul pada malam hari di berbagai tempat, seperti tempat hiburan, tempat permainan, serta warung makan.

Diharapkan, masyarakat bisa lebih sadar untuk tidak melakukan aktivitas yang tidak perlu, sedangkan bagi pemilik usaha seperti warung makan, dia mengimbau agar bisa menerima pesanan hanya untuk yang dibungkus atau tidak makan di tempat.

"Kita lihat dari hari ke hari trennya sudah menurun, tapi masih banyak yang beredar di luar rumah, maka terus kita sampaikan kepada Tim Satuan Tugas supaya jangan pernah lelah mengingatkan masyarakat, karena tugas kita ini masih sangat panjang,” ujar Hendi.

"Kalau masyarakat bisa disipilin, menjadi lebih besar harapan kasus kejadian COVID-19 ini bisa terus turun di Indonesia, khususnya di Kota Semarang,” sambungnya.

Sementara itu, Kapolrestabes Semarang, Auliansyah Lubis optimis jika warga Kota Semarang dapat tertib mengikuti himbauan pemerintah.

“Kini cukup signifikan, sudah jauh sekali berkurang kegiatan masyarakat. Walaupun masih ada beberapa tempat warga masyarakat Semarang yang masih melakukan kegiatan,” ungkapnya.

"Kami terus lakukan himbauan di lapangan secara langsung, juga menggandeng sejumlah pihak untuk ikut melakukan imbauan-imbauan di media sosial," tandas Kapolrestabes Semarang. (eyf)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved