Virus Corona Jateng

Alfamidi Bersama Sat Brimob Polda Jateng Lakukan Penyemprotan di Rumah Ibadah

Seperti bekerja sama dengan Brimob, pihaknya berkeliling menyemprotkan gas infektan di rumah ibadah

Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Kepolisian dari Kompi I Batalyon A Pelopor Sat Brimob Polda Jateng bekerjasama dengan Alfamidi area Jateng dan DIY melakukan penyemprotan di beberapa tempat ibadah seperti di Vihara Buddhagaya Watugong atau juga dikenal dengan nama Vihara Buddhagaya, Kamis (09/04/20). Selain di Vihara penyemprotan juga di lakukan di beberapa rumah ibadah seperti Gereja, Klenteng dan Masjid. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Alfamidi bersama Sat Brimob Polda Jateng melakukan penyemprotan disinfektan di Vihara Buddhagaya Watugong, Kota Semarang, Kamis (9/4). Upaya ini dilakukan untuk mencegah pesebaran wabah Covid 19.

Markom Alfamidi Jateng dan DIY, Yusuf Wahyu Hidayat menjelaskan di saat kondisi wabah Covid seperti sekarang ini pihaknya bergerak serentak secara nasional membantu masyarakat.

Seperti bekerja sama dengan Brimob, pihaknya berkeliling menyemprotkan gas infektan di rumah ibadah.

Selain di Vihara Buddhagaya Watugong, langkah serupa juga dilakukan di masjid, gereja dan tempat ibadah lain.

Tujuannya agar melindungi umat dari sebaran virus corona saat sedang beribadah.

Selain penyemprotan gas infektan, upaya lainnya adalah membagi-bagikan paket sembako dan makan siang gratis kepada masyarakat yang membutuhkan.

Total hingga saat ini sudah ada 300 paket sembako yang disalurkan bersama dengan 500 botol hand sanitizer serta masker.

"DI area Jateng-DIY, kami telah menggelar acara seperti ini di beberapa daerah seperti Semarang, Solo, Yogyakarta.

Semoga apa yang kami lakukan ini bisa membantu masyarakat serta mencegah penyebaran Covid 19," imbuhnya.

Terlait dengan penjualan, Yusuf mengakui bahwa sejak munculnya wabah Corona di Indonesia, sedikit banyak berdampak terhadap penjualan.

Penjualan sempat turun di awal Maret dan sempat meningkat pesat karena efek panik buying.

Namun pada saat ini penjualan sudah kembali normal. Begitupun persediaan stok seperti sembako relatif aman, hanya saja untuk pembelian gula dibatasi hanya dua kilo per konsumen.

"Akhir-akhir ini produk vitamin dan suplemen paling banyak dicari, " imbuhnya.

Arif menambahkan saat ini di area Jawa Tengah-Yogyakarta, Alfamidi telah membuka 70 cabang, dan 37 diantaranya berada di Semarang.

Akhir bulan ini rencananya akan hadir di Kudus dengan membuka satu cabang baru.  (*)

Penulis: hermawan Endra
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved