Breaking News:

Wabah Virus Corona

Menelusuri Kehidupan Warga Indonesia di Spanyol di Tengah Wabah Virus Corona

Duta Besar Indonesia untuk Spanyol, Hermono, menceritakan bagaimana kondisi 1.468 Warga Negara Indonesia yang berada di Negeri Matador.

MARISCAL/EPA-EFE via Kompas.com
Sebuah mobil polisi berpatroli di Madrid, Spanyol, pada 20 Maret 2020, untuk memantau aktivitas warga dalam aturan lockdown yang diterapkan, terkait penyebaran virus corona yang meluas di Spanyol. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA -- Duta Besar Indonesia untuk Spanyol, Hermono, menceritakan bagaimana kondisi 1.468 Warga Negara Indonesia yang berada di Negeri Matador.

WNI di Spanyol mayoritas bekerja dan menikah dengan warga di sana. 

Hermono kepada mereka selalu mengimbau untuk mematuhi ketentuan pemerintah setempat dalam situasi lockdown. "Khususnya tidak keluar rumah, kecuali untuk keperluan mendesak," kata Hermono kepada Tribun.

Sejauh ini ada 11 WNI yang positif corona. 2 dinyatakan sembuh, sementara 1 berada di rumah sakit.

"Yang lain isolasi mandiri dan dimonitor olah rumah sakit. KBRI juga rutin memonitor kondisi mereka sekaligus menanyakan jika perlu bantuan," tutur Hermono.

BERITA LENGKAP Pemakaman Perawat RSUP Kariadi, Ganjar : Dia Seorang Pejuang, Harusnya Dihormati

DETIK-DETIK: Lia, Danti dan Indah Tewas Mengenaskan dalam Kebakaran Toko Kusen Kota Tangerang

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun! Bocah 6 Tahun Tewas Diterkam Buaya, Polis Buru Pakai Senapan Serbu

BERITA LENGKAP Pemakaman Perawat RSUP Kariadi, Ganjar : Dia Seorang Pejuang, Harusnya Dihormati

KBRI juga memberikan bantuan logistik kepada WNI yang sakit dan kepada mahasiswa yang memerlukan bantuan. Sementara itu, terdapat WNI yang bekerja di kapal pesiar dan kapal ikan.

"Saat ini masih berada di wilayah Spanyol. Jumlah yang tercatat sekitar 700 orang," kata Hermono.

Dari angka tersebut sudah 278 WNI yang sudah direpatriasi. "Yang sekitar 700 orang masih dalam proses karena kondisi penerbangan juga sangat sulit," sambungnya.

Kondisi di Spanyol saat ini, menurut Hermono, seluruh hotel sudah tutup.

Dan mereka tidak diperkenankan untuk turun ke darat. "Jadi semua nunggu di atas kapal," imbuh Hermono.

Halaman
12
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved