Bisnis

MRE MAKANKU, Makanan Cepat Saji Bisa Bertahan 1 Tahun Cocok buat Naik Gunung hingga Naik Haji

Makanan cepat saji ini praktis untuk dibawa pergi perjalanan jauh, misalnya haji atau umrah, traveling, naik gunung.

istimewa
Seorang karyawan menunjukkan MRE MAKANKU 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Makanan cepat saji berupa nasi berikut lauknya akan hadir di tengah masyarakat.

Cukup dipanaskan selama sekitar 15 sampai 20 menit, makanan tersebut sudah siap untuk disantap.

Makanan cepat saji ini memiliki lima varian rasa yakni rendang, gudeg, ayam asam manis, ayam balado, dan gulai ikan.

Pasien Positif Virus Corona Bohong saat Diperiksa, Akibatnya 76 Pegawai RSUD Purwodadi Harus Dites

Siswa SMP Pati Tergeletak di Alun-alun Demak, Dikira Korban Corona, Ternyata Pingsan Kelaparan

Luhut Pandjaitan Terpukul Anaknya Menangis Lihat Dia Masuk Kamar: Uli Tidak Kenali Saya

Polda Jateng Tangkap Trio Pak RT dkk Diduga Provokator Penolakan Jenazah Perawat di Ungaran

Makanan ini dikemas dalam kemasan bahan foodgrade.

"Ini sudah mendapat izin produksi setelah melalui uji kesehatan dari BPOM dan telah mengantongi sertifikat halal," ujar ownernya, Puspo Wardoyo, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (11/4/2020).

Puspo yang juga pemilik usaha Ayam Bakar Wong Solo ini mengatakan, makanan ini berupa nasi setengah matang.

Pasalnya, bisa bertahan sampai satu tahun tanpa pengawet.

Makanan ini, lanjutnya, memiliki label MRE 'MAKANKU' yang sehat dan higienis.

Cukup praktis untuk dibawa kemanapun pergi perjalanan jauh, misalnya haji atau umrah, traveling, naik gunung, hiking, bencana alam, camping, dan kegiatan outdoor lainnya.

Bahkan makanan instan yang baru diproduksi resmi sejak Desember 2019 lalu di Cemani, Grogol, Sukoharjo itu, kata owner Ayam Bakar Wong Solo tersebut, secara resmi menjadi salah satu makanan yang digunakan bagi masyarakat Indonesia yang akan menjalankan ibadah haji di Tanah Suci Mekkah tahun ini.

''Kami bersyukur, tahun ini PT Halalan Thayyiban Indonesia (HaTI) dipercaya Kemenag Republik Indonesia untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jamaah haji Indonesia yakni tiga hari sebelum dan dua hari sesudah ARMINA bersama beberapa vendor lainnya,'' terang pengusaha sukses yang telah menyampaikan keinginannya untuk menyumbang makanan bagi para pemudik yang menjalani karantina di tiga tempat di Kota Solo tersebut.

Makanan siap saji dengan lima varian rasa, kata Puspo, rencananya akan diproduksi dalam jumlah besar dan dipasarkan secara umum seperti di pusat perbelanjaan atau supermarket. (*)

Glenn Fredly Marah Lihat Aksi Seorang Pengamen, Ini Nasihatnya pada Si Penyanyi Jalanan

Cara Ibu Hamil Ini Tertular Corona Tak Biasa, Ganjar Sampai Mengulangi Pertanyaannya: Tidak Keluar?

Ridwan Kamil Posting Pakai Masker Wajah Syahrini, Incess Langsung Bereaksi: Corona Hus Hus Sanah

2 Malam Jumat Berturut-turut Mbah Marsudi Mimpi Soal Obat Virus Corona, Petugas KPHP Beri Tanggapan

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: M Syofri Kurniawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved