Breaking News:

Gunung Krakatau Meletus

Pengakuan Warga Kalianda: Gunung Anak Karkatau Keluarkan Asap Berbentuk Cendawan

Warga Kalianda, Lampung Selatan, berbondong-bondong lari ke tempat yang lebih tinggi, setelah mendengar suara letusan Gunung Anak Krakatau

Tribunlampung.co.id
Rekaman CCTV letusan Gunung Anak Krakatau pada Jumat (10/4/2020) malam. 

Sebelumnya, aktivitas Gunung Anak Krakatau di tengah Selat Sunda masih fluktuatif.

Rabu (12/2/2020) sekira pukul 14.00 WIB, sempat terlihat asap putih dari kawah.

Kepulan asap kawah Gunung Anak Krakatau sempat terlihat oleh Tribunlampung dari Tanjung Tua, Bakauheni.

Kepulan asap ini terlihat membumbung dan membentuk cendawan (jamur).

Andi Suardi, penanggung jawab Pos Pantau Gunung Anak Krakatau di Desa Hargo Pancuran, Kecamatan Rajabasa, juga mengaku sempat terlihat adanya asap kawah berwarna putih pada Rabu siang.

Asap ini berasal dari aktivitas embusan kawah Gunung Anak Krakatau.

Ketinggian asap mencapai 25-50 meter dari puncak Gunung Anak Krakatau.

“Tadi siang memang ada embusan kawah yang disertai asap. Untuk embusan ini hanya satu kali terlihat. Ketinggian asap kawah teramati sekira 25-50 meter dari puncak,” kata dia.

Andi mengatakan, aktivitas Gunung Anak Krakatau cenderung menurun pada dua hari terakhir.

Sebelumnya, Senin (10/2/2020), sempat teramati adanya asap kawah setinggi 1.000 meter berwarna pekat.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved