Breaking News:

Virus Corona Jateng

Industri Oleh-oleh di Kawasan Wisata Dieng Tutup, Karyawan Dirumahkan Dampak Virus Corona

Industri pariwisata Dieng lumpuh karena wabah virus Corona (Covid-19). Padahal, banyak orang bergantung dari sektor itu untuk kelangsungan hidupnya.

Industri Oleh-oleh di Kawasan Wisata Dieng Tutup, Karyawan Dirumahkan Dampak Virus Corona
TRIBUN JATENG/KHOIRUL MUZAKI
Suasana rumah produksi Carica di Desa Patakbanteng Kecamatan Kejajar Wonosobo

TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Industri pariwisata Dieng lumpuh karena wabah virus Corona (Covid-19).

Padahal, banyak orang bergantung dari sektor itu untuk kelangsungan hidupnya.

Di antara sektor terdampak adalah produsen dan pusat penjualan oleh-oleh khas Dieng.

Bima Arya Sembuh Corona, Walikota Bogor Rutin Minum Air Rebusan Jahe dan Sirih Merah Selama di RS

Tubuh Ganjar Terbakar Saat Mainan Hand Sanitizer

Harga Oppo A9 2020 Turun Lagi, Ini Harganya Sekarang

Inilah Sosok Anisha Isa Calon Mantu Sultan Bolkiah-kah? Bukan Orang Sembarangan

Sri Endarwati, pengusaha oleh-oleh khas Dieng dari Desa Patakbanteng Kecamatan Kejajar Wonosobo mengaku sedang pusing saat ini.

Pendapatannya menurun drastis karena pariwisata Dieng sepi pengunjung.

Ini imbas dari penutupan objek wisata Dieng untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Padahal, penjualan oleh-oleh khas Dieng semisal Carica sangat bergantung dari tingkat kunjungan wisatawan ke Dieng.

Kini, tanpa kunjungan wisatawan, ratusan kios oleh-oleh di sepanjang jalur wisata Dieng, termasuk kios milik Sri pun sepi pembeli.

"Tutup semua, karyawan dirumahkan," katanya.

Karena penjualan sepi, usaha produksi Carica pun ikut macet. Sri yang juga produsen Carica bukan kehilangan pendapatan dari kios penjualan, namun juga produksi Caricanya yang terpaksa berhenti operasi.

Halaman
123
Penulis: khoirul muzaki
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved