Breaking News:

Wabah Virus Corona

Israel Ranking 1 Tempat Teraman dari Serangan COVID-19, Ternyata Kebiasaan Ini yang Jadi Penyelamat

Sementara itu, Korea Selatan bisa dibilang menetapkan standar untuk pengujian skala besar dengan metode drive thru

Editor: muslimah
AFP / ABIR SULTAN / POOL
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu. 

Israel sudah terbiasa, oleh karenanya sangat baik untuk mengambil tindakan seperti memblokir perbatasan, memobilisasi sumber daya dan menghadapi setiap ancaman geopolitik yang mungkin timbul dari pandemi.

Ini kedengarannya masuk akal bagi Afek.

"Kami bekerja di masa damai untuk mempersiapkan, melakukan latihan, dan memastikan semua sistem kami berbicara dalam satu 'bahasa.' Semua rumah sakit, layanan darurat, tentara, polisi ... tahu cara bekerja karena kita melakukannya selama latihan," katanya.

Baca Juga: Menurut Penelitian, Hewan-hewan Laut Efektif Mengurangi Kehadiran Virus, Bahkan Salah Satunya Mampu Mengurangi hingga 94% dalam Tiga Jam

Mereka tidak pernah berlatih untuk krisis persis seperti ini.

Faktor dalam "sektor teknologi yang berkembang dengan baik dan beberapa tingkat disiplin sosial," sebagaimana dikatakan Kaminsky, membuatnya memiliki tingkat keamanan yang tinggi.

Keselamatan, tentu saja, tidak berarti kekebalan.

Total kasus Israel telah melampaui 8.000 dalam beberapa minggu terakhir. Sebagian besar menderita infeksi ringan dengan angka kematian mencapai 47 pada hari Minggu.

Baca Juga: 'Semakin Banyak Virus Corona yang Masuk ke Tubuh Kita, Maka Semakin Berat Gejala yang Kita Rasakan'

Tapi itu adalah angka tertinggi.

Halaman
1234
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved