Berita Pati

Tanpa Upacara, Bupati Pati Resmikan Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap 1 2020

Bupati Pati Haryanto menandatangani prasasti sebagai tanda Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap I 2020, Selasa (14/4/2020).

TRIBUN JATENG/MAZKA HAUZAN NAUFAL
Bupati Pati Haryanto mendatangani prasasti sebagai tanda Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap I 2020, Selasa (14/4/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Bupati Pati Haryanto menandatangani prasasti sebagai tanda Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap I 2020, Selasa (14/4/2020).

Penandatanganan di Pendopo Kabupaten Pati ini disaksikan Dandim, Kapolres, Kepala Dispermades, dan Asisten Pemerintahan Sekda Pati.

Penutupan TMMD dilakukan tanpa gelaran upacara demi mencegah persebaran virus corona.

Israel Ranking 1 Tempat Teraman dari Serangan COVID-19, Ternyata Kebiasaan Ini yang Jadi Penyelamat

Ingat Dominique Sanda Pemeran Mbak Yul di Tuyul dan Mbak Yul, Inilah Kondisinya Saat Ini

Tahukah Anda, 4 Mantan Artis Cilik Ini Beralih Jadi Dokter, Inilah Kabarnya Saat Ini

Sudah Hamil, Wanita Ini Masih Kena Tipu Pacarnya Rp 70 Juta

Pada kesempatan tersebut, Haryanto mengungkapkan rasa syukurnya karena target dan sasaran TMMD Sengkuyung Tahap I 2020 di Desa Sumberagung Kecamatan Jaken dan desa Porang Paring Kecamatan Sukolilo telah tercapai.

"Alhamdulillah. Meski dengan suasana terbatas berkaitan dengan penanggulangan wabah Covid-19, TMMD tetap kita laksanakan mengikuti protokol kesehatan," ujar dia.

Untuk diketahui, capaian TMMD di Desa Sumberagung yaitu sasaran pokok berupa betonisasi jalan dan sasaran tambahan rehabilitasi rumah tidak layak huni.

Sedangkan di Desa Porang Paring ialah perbaikan jalan dan rehabilitasi rumah tidak layak huni.

Haryanto berharap, capaian TMMD ini bermanfaat bagi warga.

Dia pun meminta warga di kedua desa agar menjaga infrastruktur yang telah dibangun bersama.

Kepada warga, ia menghimbau agar mereka selalu waspada dengan menjaga kesehatan, menerapkan pola hidup bersih, dan selalu memakai masker.

Adapun untuk Kepala Desa Sumberagung maupun Desa Porang Paring, ia berpesan, apabila ada warga perantauan yang datang, agar dilakukan tahapan isolasi.

"Kita semua harus waspada karena kita tidak tahu siapa saja yang bisa menularkan (virus corona) ke kita," terang Haryanto. (Mazka Hauzan Naufal)

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun! Kecelakaan Pengendara Motor Matic Terlindas Bus, Diduga Terkejut

Inilah Kondisi Terbaru Menhub Budi Karya Setelah Dirawat Karena Positif Virus Corona

Donald Trump Bikin Kaget Wartawan saat Pimpin Briefing Corona, Siaran Langsung Buru-buru Dihentikan

Pandemi Covid-19, Hendi Minta Toko Retail Modern di Semarang yang Biasa Buka 24 Jam Kurangi Jam Buka

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved