Promoter Polda Jateng

Tegas, Kapolres Kebumen: Tangkap Warga yang Menolak Pemakaman Jenazah!

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kebumen untuk tidak menolak jenazah warga yang terpapar Virus

IST
AKBP Rudy saat memimpin jalannya apel pagi rutin di Mapolres Kebumen, Senin (13/4). 

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kebumen untuk tidak menolak jenazah warga yang terpapar Virus Corona Covid-19.

Kepada masyarakat yang nekat melakukan penolakan, pihaknya akan bertindak tegas memproses hukum.

Hal ini diungkapkan AKBP Rudy kepada para personelnya saat memimpin jalannya apel pagi rutin di Mapolres Kebumen, Senin (13/4).

Israel Ranking 1 Tempat Teraman dari Serangan COVID-19, Ternyata Kebiasaan Ini yang Jadi Penyelamat

Cekcok dengan Suami Karena Kelaparan Dampak Lockdown, Ibu Lempar 5 Anak ke Sungai Hingga Tenggelam

Ingat Dominique Sanda Pemeran Mbak Yul di Tuyul dan Mbak Yul, Inilah Kondisinya Saat Ini

Tahukah Anda, 4 Mantan Artis Cilik Ini Beralih Jadi Dokter, Inilah Kabarnya Saat Ini

"Di Kebumen jangan sampai ada penolakan jenazah.

Jika ada warga masyarakat yang menolak, tindak tegas.

Kalau ada yang menolak, tangkap!" intruksi AKBP Rudy kepada jajarannya.

Pernyataan keras Kapolres Kebumen ini menyusul banyaknya penolakan jenazah di luar Kebumen, hingga menimbulkan keresahan publik.

Bahkan baru-baru ini, Polda Jateng telah melakukan penangkapan terhadap tiga pria terduga provokator penolakan jenazah perawat positif Corona sebagai tersangka.

Ketiga tersangka masing-masing berinisial THP (31), BSS (54) dan ST (60). Ketiganya diamankan Ditkrimum Polda Jateng pada hari Sabtu (11/4) kemarin terkait penolakan jenazah perawat positif virus Corona atau COVID-19 di Kabupaten Semarang.

"Jangan sampai kejadian seperti itu ada Kebumen.

Jangan sampai warga Kebumen melakukan penolakan," AKBP Rudy menandaskan. (Humas Polres Kebumen)

Ekspor Komoditi Perikanan Jawa Tengah Meningkat di Tengah Pendemi Virus Corona

Bersanding dengan Rusia Dan Israel, Kolektif Hysteria asal Semarang Menangkan Award Di Jepang

Pengusaha Tempat Hiburan di Kota Semarang Putar Otak untuk Bayar THR Karyawan

Dampak Virus Corona di Kendal, Sejumlah Pembangunan Fisik Terancam Tunda hingga Pertengahan Tahun

Editor: muh radlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved