Universitas Semarang

Pro Kontra Pembebasan Tahanan Terkait Covid-19, Magister Hukum USM Gelar Seminar Online

Program Studi S2 Magister Hukum Universitas Semarang mengadakan kegiatan semimar nasional melalui aplikasi Zoom pada Selasa, 14 april 2020 kemarin.

IST
Semimar nasional melalui aplikasi zoom bertemakan “Perlukah pembebasan narapidana ditengah badai covid 19” 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Program Studi S2 Magister Hukum Universitas Semarang (USM) mengadakan kegiatan semimar nasional melalui aplikasi zoom bertemakan “Perlukah pembebasan narapidana di tengah badai covid 19” pada Selasa (14/4/2020).

Menurut Kaprogdi S2 Magister Hukum USM yang sekaligus sebagai moderator Dr. M. Junaidi, S.HI., MH, seminar online ini melibatkan Keynote Speak oleh Kakanwil Kementrian Hukum dan HAM DKI Jakarta Dr. Bambang Sumardiono,Bc.IP., S.H., M.Si.

SmJunaidi menambahkan, seminar nasional ini juga melibatkan narasumber dari berbagai pihak antara lain Dr. Ahmad Syafiq, S.Ag., S.H., M.H ( Hakim Konstitusi Mahkamah Agung RI ), Kunarto, S.Pd.I, M.H (BNN Jateng ), Agus Saiful Abib, S.H., M.H ( Ketua BKBH USM), dan Victor Santoso Tandiasa, .S.H., M.H ( Advokat).

Dalam paparannya, narasumber menyampaikan pandangan terkait kebijakan pelaksaan pembebasan narapidana di tengah badai covid 19.

Victor salah satu narasumber menyampaikan bahwa terdapat ketidakjelasan kebijakan dari aspek materiil.

Judul PermenkumHAM 10/2020 tentang Pemberian Asimilasi dan Hak Integrasi bagi Narapidana dan Anak Dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran Covid.

Namun Isinya hanya mengatur tentang Tata Cara Pembebasan Narapidana dan Anak melalui Program Asimilasi dan Hak Integrasi pada umumnya yang telah memenuhi syarat, hanya mempercepat waktu pembebasannya yang masa pidananya sampai pada tanggal 31 Desember 2020.

Tidak ada hubungan syarat pembebasan yang diatur dalam PermenkumHAM dengan Pencegahan dan Penanggulangan COVID 19.

"Harusnya memang yang menjadi objek kebijakan adalah narapidana yang rentan terkena covid 19," ungkap Victor.

Victor menambahkan PermenkumHAM 10/2020 hanya mengatur pembebasan Narapidana bukan Tahanan.

Halaman
12
Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved