Virus Corona Jateng

Refocusing APBD, Bupati Pati Haryanto Ajak Jajarannya Ketatkan Ikat Pinggang

Bupati Pati Haryanto mengajak jajarannya untuk mengetatkan ikat pinggang guna mengatasi persebaran virus corona yang telah mencapai Kabupaten Pati.

Istimewa
Bupati Pati Haryanto (tengah) saat memimpin Rakorpok Triwulan I secara daring di Ruang Command Center Kabupaten Pati, Rabu (15/4/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Bupati Pati Haryanto mengajak jajarannya untuk mengetatkan ikat pinggang guna mengatasi persebaran virus corona yang telah mencapai Kabupaten Pati.

Ia menegaskan pada para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan refocusing anggaran di masing-masing instansi.

Hal itu diungkapkannya saat memimpin Rakorpok Triwulan I secara daring di Ruang Command Center Kabupaten Pati, Rabu (15/4/2020).

Pembunuh Pria Wanita di Solo Ditangkap, Pelaku Tersenyum, Fakta Racun Tikus Bikin Korban Telanjang

Fakta Mengejutkan Virus Corona: Dipanaskan 60 Derajat Masih Hidup, Ini Satu-satunya Cara Membunuhnya

Dikira Sudah Meninggal, Tubuh Korban Kecelakaan di Jalan Veteran Semarang Ditutupi Koran

Inilah Besaran THR PNS, TNI dan Polri pada 2020 dan Anggota TNI Polri Selevel Eselon III ke Bawah

Sebelumnya, Bupati Haryanto telah membuat surat edaran agar seluruh Kepala OPD melakukan pergeseran anggaran, hingga akhirnya terkumpul anggaran Rp 32 miliar untuk menanggulangi corona.

Namun, setelah terbitnya SK bersama antara Mendagri dan Menteri Keuangan, pemerintah daerah diwajibkan melakukan refocusing anggaran minimal 50 persen.

Haryanto menyebut, beberapa pos kegiatan mengalami pengurangan.

Di antaranya Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang telah dinaikkan bulan Februari, harus dikurangi hingga 40 persen selama masa pandemi.

"Kemudian anggaran makan minum, lalu perjalanan dinas dalam negeri maupun luar negeri kita ambil lagi, begitu juga sarana prasarana pengadaan mobil dan lain-lain kita ambil lagi," urai dia sebagaimana dalam rilis Subbag Publikasi dan Dokumentasi Sekretariat Daerah Kabupaten Pati kepada Tribunjateng.com.

Regulasi ini, lanjutnya, ia sampaikan untuk seluruh OPD agar melakukan pengurangan anggaran sendiri.

"Kita harus menyediakan alokasi anggaran penanganan covid-19, baik pembelian APD maupun penunjang kesehatan, juga kebutuhan jaring pengaman sosial yang membutuhkan biaya hingga 139 miliar," ungkap dia.

Halaman
12
Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved