Berita Semarang

Di Tengah Wabah Virus Corona, Angkutan Kargo di Bandara Ahmad Yani Semarang Cenderung Stabil

Turunnya jumlah penumpang pesawat akibat masyarakat mengurangi mobilitasnya dalam situasi pandemi Covid19 membuat para Maskapai menggenjot pendapatan

tribunjateng/rahdyan trijoko pamungkas
ILUSTRASI 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Turunnya jumlah penumpang pesawat akibat masyarakat mengurangi mobilitasnya dalam situasi pandemi Covid19 membuat para Maskapai menggenjot pendapatan mereka melalui sektor pengiriman barang.

Hal itu terlihat kuantitas jumlah kargo yang tiba maupun dikirimkan melalui pesawat di Bandara Ahmad Yani Semarang kuantitas barangnya mengalami stabil dibandingkan jumlah penumpang pesawat yang mengalami penurunan selama tiga bulan belakang.

Akibat Pandemi yang tercatat jumlah penumpang di Bandara Ahmad Yani pada Bulan Maret 2020 mengalami penurunan sebesar 31 persen dibandingkan Bulan Maret tahun 2019.

Pasien Positif Corona di Kober Purwokerto Akhirnya Mengaku Peserta Ijtima Jamaah Tabligh Gowa

Pesan Korban Corona Asal Karanganyar: Kalaupun Saya Mati, Saya Ingin Mati di Rumah

Curhat WNI di India yang Tak Bisa Pulang: Kami seperti Tahanan di Penjara

Hari Ini Indonesia Jadi Negara dengan Kasus Corona Terbanyak di Asia Tenggara, Nomor 10 di Asia

General Manager PT Angkasa Pura 1, Hardi Ariyanto mengatakan meski situasi pandemi Covid19 membuat jumlah penumoang menurun namun angkutan cargo tetaplah berlangsung.

Menurutnya jumlah angkutan Cargo pada triwulan pertama tahun 2020 cenderung stabil

"Rata-rata angkutan kargo pada triwulan pertama tahun 2020 tercatat sebesar 1.237 ton tiap bulannya.

Jumlah itu stabil setiap bulannya," katanya, Jumat (17/4).

Ia menyebutan jumlah angkutan kargo pada Januari jumlahnya mencapai 1.275 ton, pada Februari turun sendikit menjadi sebanyak 1.179 ton dan pada Maret kembali naik sedikit menjadi 1.256 ton.

Setiap harinya pihaknya masih berlangsung proses pengiriman kargo.

"Untuk dua pekan pertama pada bulan April jumlah angkutan kargo 414,2 ton dan terus bergerak," katanya.

Sementara itu, Corporate Communications Strategic of Lion air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan pihaknya belum dapat memberikan perihal angkutan kargo yang dibawa oleh maskapainya.

Namun pihaknya terus melakukan pemantau perkembangan penerbangan hari per hari (daily basis) dari situasi terkini untuk menjadi pembahasan manajemen internal terkait kebijakan strategis menghadapi situasi/ kondisi saat ini.

"Fokus Lion Air Group saat ini adalah memastikan seluruh awak pesawat, staff dan penumpang dan pengguna jasa Lion Air Group merasa aman, dengan tetap mengedepanka aspek keselamatan, keamanan, kenyamanan penerbangan," pungkasnya. (dap)

Atta Halilintar Nekat ke Rumah Ashanty, Demi Kejutan untuk Aurel Hermansyah

Wali Kota Hendi Apresiasi Langkah KNPI Tugu Bantu Warga Terdampak Virus Corona

Selepas Pesta Miras Ciu, Remaja Putri Mabuk di Semarang Ini Dianiaya Pria Hingga Babak Belur

Polres Wonogiri Bagikan APD untuk Tenaga Medis yang Berjuang Lawan Virus Corona

Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved