PGN

PGN Pastikan Pasokan Gas Rumah Tangga di Semarang dan Blora Tetap Terjaga

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melakukan penyaluran gas bumi dalam bentuk Compressed Natural Gas (CNG) menggunakan teknologi GTM.

IST
Petugas PT PGN Tbk memeriksa tekanan pada instalasi Metering Regulating Station saat penyaluran gas bumi dalam bentuk Compressed Natural Gas (gas alam yang dikompresi) menggunakan teknologi GTM (Gas Transportation Module) atau Gaslink Truck untuk menyuplai jargas Rumah Tangga di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (16/4/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Dalam rangka menjaga keberlangsungan penyaluran gas bumi yang handal pasca insiden Central Processing Plant (CPP) area Blok Gundih Proyek Pengembangan Gas Jawa (PPGJ), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melakukan penyaluran gas bumi dalam bentuk Compressed Natural Gas (CNG) menggunakan teknologi GTM (Gas Transpotation Module) atau Gaslink Truck untuk menjaga suplai Jargas Rumah Tangga di wilayah Semarang dan Blora tetap aman.

Seperti yang diestimasikan beberapa waktu lalu, penyaluran CNG dilakukan untuk menyuplai jargas Rumah Tangga di Semarang sebesar 1.100 M3 – 1.300 M3 per hari dan Blora besar 280 – 300 M3 per hari.

Mengingat kedua wilayah tersebut terdampak insiden CPP Gundih dan sempat terhenti aliran gasnya.

“Sampai saat ini, penyaluran CNG berjalan lancar dan aliran gas di pelanggan rumah tangga normal. Nyala api di kompor-kompor pelanggan tetap normal, tidak mengalami penurunan. Namun ini hanya sementara sampai CPP Gundih beroperasi normal kembali, karena proses perbaikan belum selesai,” ungkap Sales Area Head PGN Semarang Heri Frastiono, Kamis (16/4/2020).

Heri menambahkan, pada kondisi darurat Covid-19 saat ini konsumsi gas bumi masyarakat meningkat.

"Peningkatan konsumsi gas di Semarang mencapai dua kali lipat. Pemakaian gas di Semarang pada bulan Februari lalu mencapai 25.000 per M3. Kemudian melonjak menjadi 53.000 M3 pada bulan Maret. Di luar insiden beberapa waktu lalu, kami berupaya untuk memastikan kebutuhan gas bumi masyarakat tetap tercukupi," ujarnya.

Guna mencukupi pasokan gas bumi di Semarang, PGN memiliki dua sumber pasokan gas bumi.

Untuk wilayah Semarang sendiri dipasok gas yang bersumber CNG (Compressed Natural Gas) di Jawa Timur maupun Jawa Barat yang disalurkan melalui jaringan pipa distribusi gas bumi di Wilayah Tambak Aji – Wijaya Kusuma.

Sedangkan Jargas di Semarang Timur mendapatkan pasokan gas dari sumber gas yang ada di Blora.

“Kami memastikan agar dua sumber pasokan gas bumi itu tetap lancar hingga pendistribusian ke masyarakat,” imbuh Heri.

Halaman
12
Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved