Breaking News:

Anak Krakatau Meletus

Dari Luar Angkasa, Gunung Anak Krakatau Meletus Terlihat Seperti Ini

Gunung Anak Krakatau meletus pekan lalu. Letusan tersebut rupanya bisa terlihat dari luar angkasa.

BNPB
Erupsi Gunung Anak Krakatau 2020 

TRIBUNJATENG.COM - Gunung Anak Krakatau meletus pekan lalu.

Letusan tersebut rupanya bisa terlihat dari luar angkasa.

Satelit Landsat 8 yang dioperasikan oleh NASA dan U.S. Geological Survey menangkap foto letusan Anak Krakatau pada hari Senin (13/4/2020), seperti dilansir Space.com.

Pasien Positif Corona di Kober Purwokerto Akhirnya Mengaku Peserta Ijtima Jamaah Tabligh Gowa

Bukan 46 Orang, RSUP Kariadi Semarang Klarifikasi Jumlah Tenaga Medis Positif Corona, Ini Rinciannya

Pesan Korban Corona Asal Karanganyar: Kalaupun Saya Mati, Saya Ingin Mati di Rumah

Selepas Pesta Miras Ciu, Remaja Putri Mabuk di Semarang Ini Dianiaya Pria Hingga Babak Belur

Dalam foto berwarna alami tersebut, tampak kepulan asap putih membumbung tinggi ke angkasa, sementara aliran lava terus mengalir ke lautan di sekitarnya.

Verity Flower, seorang pakar gunung berapi dari Universities Space Research Association yang berbasis di Goddard Space Flight Center NASA menjelaskan dalam situs Earth Observatory NASA bahwa berdasarkan lokasinya, kepulan asap putih tersebut berasal dari gunung Anak Krakatu.

Dia mengatakan, pada 12 April 2020, saya melihat fitur serupa pada salah satu foto MISR (Multi-angle Imaging Spectroradiometer pada satelit Terra milik NASA), dengan fitur seperti kepulan asap ini di atas puncak gunung berapi (Anak Krakatau).

Lalu, dari warnanya yang putih, Flower menduga bahwa asap yang membumbung mayoritas terbentuk dari uap air dan gas.

Pasalnya, bila mayoritas terbentuk dari abu, asap akan terlihat berwarna abu-abu atau cokelat dalam foto warna alami.

Lantas, ke mana perginya abu dari letusan Anak Krakatau?

Abu tersebut tampak pada asap gelap memanjang ke utara yang nyaris tersembunyi di balik asap putih dalam foto.

Flower mengatakan, bisa jadi partikel abu yang lebih berat berada pada ketinggian yang lebih rendah di atmosfer dan terbawa ke utara oleh angin yang dekat dengan permukaan.

"Sebaliknya, air dan gas di dalam asap, yang lebih ringan, akan terbang tinggi dan dengan cepat menjadi lebih pekat di atmosfer," imbuhnya.

Foto letusan Anak Krakatau berwarna alami setelah digabung dengan data infrared.( NASA Earth Observatory image by Lauren Dauphin, using Landsat data from the U.S. Geological Survey)
Foto letusan Anak Krakatau berwarna alami setelah digabung dengan data infrared.( NASA Earth Observatory image by Lauren Dauphin, using Landsat data from the U.S. Geological Survey) (KOMPAS.COM/Istimewa)

Selain foto tersebut, instrumen Landsat 8 juga mengumpulkan data pengukuran infrared di area Anak Krakatau.

Ketika digabungkan, hasilnya menonjolkan sebuah titik panas yang diduga adalah batuan cair. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Letusan Anak Krakatau Terlihat dari Luar Angkasa, Ini Fotonya"

Aris Idol Takut Ditinggal Istri saat di Penjara, Bahagia ketika Bebas Istri Menjemputnya

Hoaks Sabam Sirait Meninggal Dunia, Maruar Sirait : Sehat Wal Afiat

Banjir Lumpur Tutup Akses Batang-Banjarnegara di Sigemplong

Ini Tanggapan Hendi Atas Permintaan Ganjar Berlakukan PSBB di Kota Semarang

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved