Berita Pati

DesaTlogorejo Pati Sediakan GOR Sebagai Rumah Karantina Bagi Pemudik

"Bisa jadi warga di RT si pemudik khawatir kalau dia bawa virus. Sehingga mereka khawatir tertular dan tidak menerima pemudik tersebut

Tribun Jateng/Mazka Hauzan Noval
GOR Desa Tlogorejo, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Pemerintah Desa Tlogorejo Kecamatan Tlogowungu menyediakan Gedung Olah Raga (GOR) di desa setempat sebagai rumah karantina bagi warganya yang mudik dari perantauan.

Kepala Desa Tlogorejo Iriana Dwi Nurani mengatakan, hal tersebut untuk mengantisipasi kemungkinan seandainya ada pemudik yang karena alasan tertentu tidak bisa melakukan isolasi mandiri di rumah.

"Bisa jadi warga di RT si pemudik khawatir kalau dia bawa virus. Sehingga mereka khawatir tertular dan tidak menerima pemudik tersebut.

Seandainya ada kasus seperti itu, pihak keluarganya akan saya tawari untuk isolasi di GOR," ujar dia ketika diwawancarai Tribunjateng.com via sambungan telepon, Sabtu (18/4/2020).

Ganjar Resah Melihat Pencegahan Corona di Semarang: Tidak Usah Ragu-ragu Terapkan PSBB

Promo Superindo 17-19 April 2020, Akhir Pekan Jelang Ramadhan Diskon Produk Makanan Sampai 40 Persen

Ribuan Cacing di Solo dan Klaten Keluar dari Tanah, Pernah Terjadi Sebelumnya, Ini Penjelasan Ahli

Akal-akalan Sumiati, Langsung Lepas Bajunya di Depan Pemilik Warung saat Kepergok Ambil Rokok

Jika warga tersebut bersedia diisolasi di GOR, lanjut Iriana, pihak keluarga diharapkan menyediakan sendiri kebutuhannya selama isolasi. Antara lain kasur, bantal, dan makanan. Sebab, sejauh ini dana desa untuk Tlogorejo belum turun.

Ia menyebut, GOR Desa Tlogorejo cukup memadai untuk dijadikan rumah karantina.

“Dalamnya luas. Toilet dan kamar ganti juga ada,” imbuh dia.

Iriana mengatakan, sebelumnya GOR masih digunakan warga setempat untuk berolahraga.

Namun, setelah terdapat PDP dan pasien positif corona di Pati, aktivitas olahraga dihentikan sementara. GOR juga disterilkan dengan penyemprotan disinfektan.

Sejauh ini, sambung Iriana, terdapat 61 warga Desa Tlogorejo yang pulang dari perantauan. Seluruhnya menjalani isolasi mandiri di rumah masih-masing.

Sebagiannya telah tuntas menjalaninya selama 14 hari.

"Alhamdulillah warga kami bisa menerima. Namun, GOR tetap kami sediakan sebagai antisipasi," tandas dia. (Mazka Hauzan Naufal)

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved