Virus Corona Jateng

Pengusaha Digital Printing Pekalongan Raup Untung saat Wabah Corona

Virus corona, ternyata membawa berkah tersendiri bagi sejumlah pengusaha digital printing yang ada di Kota Pekalongan, Jawa Tengah.

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN -Virus corona, ternyata membawa berkah tersendiri bagi sejumlah pengusaha digital printing yang ada di Kota Pekalongan, Jawa Tengah.

Seperti yang dirasakan, oleh salah satu pengusaha percetakan digital printing Puji Syukur yang mengalami kebanjiran semenjak merebaknya virus corona atau Covid-19.

"Adanya virus corona memang berdampak pada percetakan.

Namun, di tengah virus corona banyak orderan terkait pembuatan banner yang berisi imbauan tentang pencegahan Covid-19.

Seperti, imbauan penggunaan masker, cuci tangan, dan sosial distancing," kata Gregorius Christy pemilik percetakan puji syukur saat ditemui Tribunjateng.com, Senin (20/4/2020).

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Kakek Meninggal di Kebun Durian di Semarang, Dikerubungi Lalat

Beda Batuk Biasa dan Batuk karena Virus Corona, Kenali dengan Cara Menjawab 5 Pertanyaan Ini

3 Satpam Museum Keris Pemukul Tukang Becak Diperiksa Polresta Solo, Status Masih Terlapor

Viral Insinyur Minyak Norwegia Tinggal di Hutan Bersama Suku di Indonesia, Ini yang Membuatnya Betah

Christy mengungkapkan, kebanyakan permintaan datang dari semua kalangan baik dari instansi pemerintah, swasta, dan lembaga-lembaga ditingkat masyarakat.

"Sebagian besar orderan banner atau spanduk paling banyak mengenai imbauan-imbauan terkait virus corona dan adanya wabah ini omzet mengalami kenaikan sekitar 10 persen," ungkapnya.

Ia mengatakan, kenaikan omzet mulai terjadi sejak bulan Maret yang lalu.

Kemudian, terkait bahan baku sendiri memang mengalami kenaikan.

"Kalau sehari bisa mencetak banner sekitar 500 meter persegi, bahan baku sendiri kami menyesuaikan harga dollar.

Kalau dollar naik, harga bahan baku juga naik," tuturnya.

Dirinya menambahkan, ia berharap semoga virus corona segera hilang di Indonesia agar semuanya bisa berjalan normal kembali.

(Dro)

Kemenhub Bakal Tutup Jalan Tol Jika Diputuskan Dilarang Mudik Lebaran, Survei 3 Juta Pemudik 2020

Di Tengah Pandemi Virus Corona, 7 Partai Politik di Salatiga Dapat Dana Bantuan Rp 658 Juta

Rumah Sakit Darurat Virus Corona di Kendal Siap Digunakan Lusa

Curhat Pak RT yang Viral karena Potong Dana Bantuan: Banyak Warga Tak Kebagian, Pusing Membaginya

 
Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved