Berita Pati

Bupati Pati Haryanto Salurkan Ribuan Paket Bantuan bagi Warga Terdampak Corona

Ia didampingi Wakil Bupati Saiful Arifin, Sekretaris Daerah Suharyono, beserta perwakilan donatur

Istimewa
Pati Haryanto menyalurkan bantuan berupa beras dan daging ayam kepada perwakilan penerima bantuan di halaman Setda Kabupaten Pati, Selasa (21/4/2020) 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Bupati Pati Haryanto menyalurkan bantuan berupa beras dan daging ayam kepada perwakilan penerima bantuan di halaman Setda Kabupaten Pati, Selasa (21/4/2020).

Ia didampingi Wakil Bupati Saiful Arifin, Sekretaris Daerah Suharyono, beserta perwakilan donatur.

Bantuan yang disalurkan antara lain dari Baznas, IDI, dan PT Samaco.

Adapun perwakilan penerima bantuan adalah dari ojek pangkalan, tukang becak, sopir angkot, juru parkir, ojek online, taksi online, PKL, penyapu jalan, tenaga kebersihan, warga binaan, serta pegiat seni.

Haryanto memaparkan, jumlah paket yang disalurkan hari ini ada 2.449 paket. Adapun rincian penerimanya ialah 100 tukang ojek pangkalan, 286 tukang becak, 505 juru parkir, 351 sopir angkot, 110 tukang ojek online, 10 sopir taksi online, 229 PKL, 276 tukang sapu, 66 warga binaan, dan 516 pegiat seni.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada semua donatur yang telah membantu warga kami. Warga yang hadir ini memang sengaja saya undang perwakilan saja karena kita harus tetap menerapkan protokol kesehatan dan physical distancing," lanjutnya.

Ia berharap, bantuan yang tidak seberapa ini dapat meringankan beban warga dan sekaligus sebagai bentuk kepedulian kepada sesama.

"Adapun program dari pemerintah pusat seperti BLT, PKH, dan bantuan lainnya ini masih kita update data terbarunya dan tentunya nanti dibagikan untuk warga yang sangat membutuhkan. Jadi tidak semua warga nanti mendapatkan," imbuhnya.

Lebih lanjut Haryanto mengatakan bahwa dalam kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini, pendapatan warga umumnya sangat berkurang.

"Dan kondisi ini tidak hanya di kabupaten Pati namun di Indonesia dan hampir seluruh dunia. Bahkan sangat terasa sekali kalau yang tinggal di perkotaan. Kita masih cukup beruntung karena tinggal di desa. Pekarangan kita cukup menyediakan bahan pangan," lanjutnya. (Mazka Hauzan Naufal)

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved