Senin, 20 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Video

Video KNPI Kabupaten Tegal Berikan Bantuan 1.000 Face Shield

Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Tegal, menyerahkan bantuan berupa Face Shield (alat pelindung wajah) bagi tim medis di RSUD dr Soese

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Berikut ini video KNPI Kabupaten Tegal berikan bantuan 1.000 face shield.

Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Tegal, menyerahkan bantuan berupa Face Shield (alat pelindung wajah) bagi tim medis di RSUD dr Soeselo sebanyak 200 buah pada tahap satu.

Adapun total bantuan yang akan diberikan yaitu sekitar 1.000 buah Face Shield, Senin (20/4/2020).

Menurut Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Tegal, M. Ersal Aburizal, prioritas yang akan diberikan bantuan yaitu rumah sakit rujukan Covid-19 seperti RSUD dr Soeselo Slawi, RS. Mitra Siaga, dan RSUD Suradadi.

Tidak hanya memberikan bantuan berupa Face Shield, KNPI Kabupaten Tegal juga memberikan bantuan berupa portable wastafel yang diletakkan di Stasiun Slawi, dan beberapa tempat umum lainnya.

"Apa yang kami berikan ini sesuai dengan apa yang dibutuhkan tim medis, karena sebelumnya kami sudah melakukan survei terlebih dahulu.

Selain itu, kami akan memberikan 1.000 Face Shield dan diprioritaskan untuk rumah sakit rujukan pasien corona," kata Ersal, pada Tribunjateng.com, Senin (20/4).

Ersal menyebut, Face Shield yang diberikan kepada tim medis ini merupakan hasil buatan sendiri pengurus KNPI Kabupaten Tegal.

Begitupun dengan Portable Wastafel.

"Yang kami serahkan hari ini ke pihak RSUD Soeselo ada 200 buah Face Shield.

Kepada instansi atau lembaga yang membutuhkan bantuan Face Shield bisa menghubungi kami, dan nantinya akan kami serahkan," ungkapnya.

Dalam proses pembuatannya, diakui oleh Ersal, pihaknya tidak serta merta membuat tapi juga berkonsultasi dengan pihak rumah sakit.

Di antaranya menanyakan model seperti apa yang nyaman supaya bantuan ini bisa layak untuk digunakan.

"Setiap hari kami memproduksi, dan insyaallah tadi saya juga sudah berbincang dengan pihak rumah sakit untuk kemungkinan membuat APD Gown (terusan panjang) bagi tim medis," ujarnya.

Di lokasi yang sama, Direktur RSUD dr. Soeselo Slawi, dr. Guntur Muhammad Taqwin, mengucapkan terima kasih kepada pihak KNPI Kabupaten Tegal yang sudah memberikan bantuan Face Shield yang tentu sangat dibutuhkan.

"Tentunya saya mengucapkan terima kasih kepada pengurus KNPI Kabupaten Tegal yang sudah peduli dan memperhatikan kami para tenaga medis.

Alat ini tentu sangat penting karena sebagai pelindung diri supaya tidak terjadi transmisi corona," ungkap Guntur.

Dikatakan, untuk di RSUD dr Soeselo Slawi sudah merawat dua pasien positif corona.

Jadi bisa dikatakan kalau wilayah Kabupaten Tegal sudah zona merah.

Sementara itu, untuk tim medis di RSUD dr Soeselo Slawi yang merawat pasien PDP sekitar 40 orang.

Sedangkan untuk ODP sekitar 50 orang. Mengingat jumlah pasien yang terus bertambah.

"Penggunaan Face Shield yang bening selama ini tidak masalah, terpenting setelah dipakai diberikan cairan alkohol sehingga bisa digunakan sampai beberapa kali.

Adapun terkait kebutuhan APD per hari bisa sampai 30 itu untuk pasien yang baru masuk.

Sedangkan untuk pasien yang sudah dirawat paling per hari bisa 20 APD per pasien," pungkasnya. (dta)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved