Bisnis Energi

PGN Tingkatkan Transaksi Non Tunai di SPBG Dukung Program Pencegahan Covid-19

PT Perusahaan Gas Negara Tbk optimalkan penggunaan gas sebagai bahan bakar kendaraan bermotor dengan nama brand produk GasKu.

IST
PT Perusahaan Gas Negara Tbk optimalkan penggunaan gas sebagai bahan bakar kendaraan bermotor dengan nama brand produk GasKu. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Dalam rangka menyukseskan program pemerintah mengenai Langit Biru (Program Langit Biru), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mengoptimalkan penggunaan gas sebagai bahan bakar kendaraan bermotor dengan nama brand produk GasKu.

Program Langit Biru bertujuan untuk mengendalikan dan mencegah pencemaran udara serta mewujudkan perilaku sadar lingkungan.

GasKu termasuk sebagai bahan bakar energi yang lebih ramah lingkungan, karena memiliki emisi gas buang yang lebih bersih dibandingkan dengan BBM serta tingkat oktan yang lebih tinggi sehingga pembakaran lebih optimal dan mesin kendaraan menjadi lebih awet.

Harga GasKu  juga tergolong lebih efisien dibandingkan bahan bakar lain yaitu Rp 3.100/lsp (liter setara premium) di Jabodetabek dan Rp 4.500/lsp di luar Jabodetabek.

Sejauh ini, PGN telah menyalurkan gas bumi untuk untuk sektor transportasi sebesar 1,3 BBTUD, melalui 12 stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) dan 4 Mobile Refueling Unit (MRU) yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Ke depan, PGN berupaya untuk mengoptimalkan infrastruktur eksisting yang sudah ada dengan memberikan layanan tambahan untuk pengguna SPBG.

Di sisi lain, dalam mengurangi resiko penularan dan penyebaran Covid – 19 dan sinergi program BUMN, PGN juga terus meningkatkan pelayanan untuk kemudahan dan kenyamanan bagi pelanggan di tengah situasi Covid-19. Melalui PT Gagas Energi Indonesia (Gagas), PGN menerapkan sistem pembayaran nontunai untuk transaksi GasKu di seluruh SPBG dan MRU.

“Pada tahap awal periode Maret – Mei 2020, Gagas menerapkan 2 sistem pembayaran berupa tunai dan non tunai. Selanjutnya, mulai Juni 2020, pelanggan GasKu di SPBG dan MRU hanya dapat melakukan pembayaran menggunakan sistem nontunai,” ungkap Direktur Utama Gagas, Muhammad Hardiansyah, (20/04/2020).

Untuk penerapan sistem pembayaran non tunai ini, Gagas bekerjasama dengan Bank Mandiri melalui e-money dan debit mandiri.

Selain itu, terdapat opsi pembayaran nontunai lain menggunakan LinkAja.

Halaman
12
Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved