Berita Jateng
Agen Biro Haji dan Umroh Masih Tutup Sementara, Terpaksa Merumahkan Karyawan
biro haji dan umrah di Jateng yang berada dibawah naungan Amphuri melakukan tutup sementara dan merumahkan para karyawannya.
Penulis: Ruth Novita Lusiani | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Adanya penyebaran virus corona cukup mempengaruhi bisnis haji dan umroh, pasalnya hingga kini Pemerintah Arab Saudi belum membuka kembali akses bagi jamaah haji dan umroh untuk beribadah.
Ketua Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan umroh Jawa Tengah (Amphuri Jateng), Endro Dwi Cahyono mengatakan kini mayoritas biro haji dan umroh di Jateng yang berada dibawah naungan Amphuri melakukan tutup sementara dan merumahkan para karyawannya.
“Dibawah naungan Amphuri Jateng itu terdapat 28 agen biro umroh dan haji, mayoritas yang saya tau mereka melakukan tutup sementara, sedangkan karyawannya dirumahkan,” ucap laki-laki yang sekaligus Owner Agen Biro Umroh Dewangga Lil Hajj Wal Umroh kepada Tribun Jateng, Kamis, (23/4/2020).
• Betrand Peto Menangis Sedih Tinggalkan Apartemen, Cegah Ruben Onsu Jual karena Alasan Ini
• Ini 15 Ucapan Menyambut Ramadhan 2020 yang Liris Menyentuh Hati
• Arif Sempat Tanyai Istrinya Sebelum Tewas Pesta Miras Oplosan dengan Siapa? Vera: Minum dengan Galon
• Kakek Berumur Hampir 1 Abad Menikah saat Wabah Corona di Blora, Mempelai Sempat Gelisah Soal Aturan
Pada bulan Maret lalu, Endro menambahkan masih ada agen biro haji dan umroh yang beroperasi, sedang di bulan April sudah tidak.
Sementara itu untuk para karyawan yang dirumahkan, nantinya akan dipekerjakan kembali apabila kondisi sudah normal kembali.
Endro mengatakan hal ini dilakukan sebab semua proses kegiatan untuk haji dan umroh sedang terhenti.
Agen biro haji dan umroh akan beroperasi kembali ketika sudah ada informasi lanjutan dari Pemerintah Arab Saudi.
Menurutnya apabila terdapat agen biro haji dan umroh yang masih beroperasi, hanya pada hari dan jam tertentu dengan tujuan untuk menunggu apabila ada calon jemaah yang ingin mencari informasi terkait haji dan umroh.
“Meskipun untuk perkantorannya tutup sementara, tapi kami dari Amphuri sudah mengimabau ke angota apabila ada calon jemaah yang ingin mencari info tetap dapat dilayani via online, seperti whatsapp atau telepon,” imbuhnya.
Adapun permasalahan yang dihadapi para agen biro haji dan umroh saat ini yakni persoalan pembayaran gaji karyawan.
Ia berharap Pemerintah memberikan bantuan terhadap situasi ini, terlebih bagi para karyawan yang dirumahkan.
Disinggung mengenai pelaksanaan haji yang akan berlangsung dalam beberapa bulan kedepan, ia mengatakan masih sangat berharap ada mukjizat sehingga wabah corona ini dapat berakhir sebelum pelaksanaan ibadah haji.
“Kami tentunya masih sangat berharap wabah ini dapat membaik sebelum pelaksanaan haji nantinya."
"Namun apabila hingga pelaksanaannya nanti kondisi belum membaik, tentunya Pemerintah sudah membuat opsi yang akan dilakukan terkait dengan dana-dana jemaah yang sudah disetorkan,” katanya.
Sejauh ini, Endro juga mengatakan mayoritas calon jemaah haji dan umroh juga tidak melakukan pembatalan keberangkatan, kebanyakan hanya mencari informasi melalui agen biro haji dan umroh terkait situasi terkini.
(Ute)
• Video Pedagang Bunga Tabur di Bergota Semarang Rasakan Turunnya Jumlah Peziarah
• PPAU Bantu APD ke RSAU dr Siswanto Lanud Adi Soemarmo
• Tradisi Nyekar di Semarang, Pedagang Bunga Tabur di Bergota Rasakan Turunnya Jumlah Peziarah
• Video Pesan Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan Sambut Ramadan 2020
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/cegah-penipuan-pemerintah-diminta-beri-akreditasi-biro-haji-dan-tangani-onh-plus_20160428_100314.jpg)