Kamis, 16 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jateng

Masjid Agung Jawa Tengah Tiadakan Sholat Tarawih Berjamaah

Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) pada bulan Ramadan tahun ini tidak menyelenggarakan salat tarawih.

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/MUHAMMAD SHOLEKAN
Ketua Badan Pengelola Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Noor Achmad ketika memberikan sambutan dalam acara Rukyatul Hilal yang diselenggarakan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Jawa Tengah, Kamis (23/4/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) pada bulan Ramadan tahun ini tidak menyelenggarakan salat tarawih.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Badan Pengelola MAJT, Noor Achmad dalam sambutan kegiatan Rukyatul Hilal di Menara Al-Husna, Kamis (23/4/2020).

"Insya allah MAJT tidak menyelenggarakan salat tarawih. Juga, sampai nanti kecuali ada perubahan mendasar sampai nanti di Idul Fitri juga tidak mengadakan salat Idul Fitri," ungkapnya kepada Tribun Jateng.

Betrand Peto Menangis Sedih Tinggalkan Apartemen, Cegah Ruben Onsu Jual karena Alasan Ini

Perempuan Ini Bikin Calon Suaminya Ambyar Seketika Tahu Uang Pasok Tukon Rp 449 Juta Buat Piknik

Arif Sempat Tanyai Istrinya Sebelum Tewas Pesta Miras Oplosan dengan Siapa? Vera: Minum dengan Galon

Viral Foto Korban Begal Tergeletak di Pinggir Jalan di Semarang, Ini Faktanya

Langkah itu, menurut Noor Achmad diambil sebagai sikap mengikuti anjuran pemerintah dan juga tausiyah Majelis Ulama Indonesia (MUI).

"Tetapi pengajian-pengajian masih tetap jalan online. Melalui radio maupun televisi tetap jalan. Tetapi salat online tidak ada. Apalagi puasa online tidak ada," ucapnya diikuti tawa hadirin.

Dia menyampaikan, tetap melakukan syiar ramadan dengan sebaik-baiknya.

"Dan tolong teman-teman media juga mensyiarkan ramadan ini dengan sebaik-baiknya. Melalui Masjid Agung Jawa Tengah ada pengajian terus-menerus," tuturnya.

Noor Achmad juga menuturkan, pihak MAJT juga akan terus menghatamkan Al-Quran 30 juz.

"Meskipun biasanya dibaca pada saat tarawih, tetapi ini dibaca pada saat-saat tadarus. Jadi tadarus tetap berjalan tanpa ada salat jamaah tarawih," ungkapnya.

Dia mengungkapkan, di bulan ramadan ini MAJT akan juga melakukan ibadah tadarus secara bergantian yang dilakukan imam.

"Jadi, imam satu dengan yang lain bergantian direkam secara langsung. Kurang dalam waktu 12 jam ada bacaan yang dikumandangkan dari MAJT," ungkapnya.

Dia menjelaskan, artinya meskipun dalam keadaan adanya virus corona ini, syiar ramadan jangan sampai terhalang.

"Syiar ramadan tetap terbuka dengan berbagai cara," tandasnya. (kan)

Viral Live Instagram 3 Siswi SMA Mabuk Pamer Bagian Atas Tanpa Busana

Banting Harga, Diskon Besar-besaran Fortuner Tembus Rp 100 Juta, Innova Rp 70 Juta

Menkumham Yasonna Laoly Digugat Gegara Bebaskan Napi Program Asimilasi Cegah Corona

Tradisi Nyekar di Semarang, Pedagang Bunga Tabur di Bergota Rasakan Turunnya Jumlah Peziarah

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved