Virus Corona Jateng

Menyusul Prameks, Ini Daftar Pembatalan Kereta di Daop 6

Pembatalan ini, kata Manajer Humas KAI Daop 6 Eko Budiyanto, merupakan upaya pencegahan penyebaran virus corona

Tribun Jateng/Suharno
Ratusan penumpang kereta api Prambanan Ekspres (Prameks) memadati Stasiun Balapan Solo, Minggu (10/7/2016). Rencananya Prameks akan digantikan KRL Solo-Jogja. 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - PT KAI Daop 6 membatalkan sejumlah perjalanan kereta api pada bulan April ini.

Pembatalan ini, kata Manajer Humas KAI Daop 6 Eko Budiyanto, merupakan upaya pencegahan penyebaran virus corona.

"Terakhir untuk Kereta Kahuripan mulai 23 sampai 30 April batal
Bima mulai 24 sampai 30 April batal," ujar Eko kepada tribunjateng.com, Kamis (23/4/2020).

Kisah Mualaf Petarung MMA Wilhelm Ott, Beberkan Alasannya, Kini Siap Sambut Ramadhan Pertamanya

Tata Cara Mandi Wajib Sebelum Puasa Ramadhan untuk Pria dan Wanita Sesuai Cara Rasulullah

Agus Memanjat Tembok Membawa Golok Tengah Malam, Motif Pembacokan Sadis 1 Keluarga Terungkap

2 Petugas Sempat tak Percaya Lihat Kantong Mayat Bergerak Sendiri, Mereka pun Sepakat Membukanya

Eko mengatakan, sebelumnya pihaknya juga telah membatalkan sejumlah perjalanan kereta yang berangkat dari Daop 6.

Di antaranya kereta menuju Yogyakarta Internasional Airport, Kereta Bandara Adi Seomarmo, dan Pramek.

Pembatalan Pramek terhitung sejak 20 April kemarin ada 13 perjalanan.

Sementara untuk Kerata Kereta Bandara Adi Seomarmo ada 46 perjalanan yang dibatalkan, dan kereta Yogyakarta Internasional Airport terdapat 24 perjalanan yang dibatalkan.

Sedangkan, pembatalan juga terjadi terhadap perjalanan kereta jarak jauh. Baik jurusan Surabaya, Malang, Banyuwangi, Bandung, dan Jakarta.

Pembatalan ini, kata Eko, juga berimbas pada pemesan tiket yang telah membayar. "Karena dibatalkan, tidak ada penjadwalan ulang. Pemesan tiket dikembalikan 100 persen," kata Eko. 

2 Petugas Sempat tak Percaya Lihat Kantong Mayat Bergerak Sendiri, Mereka pun Sepakat Membukanya

Benarkah Susi Pudjiastuti Diambang Bangkrut? Pendapatan Kita Tinggal Lima Persen dari 100 Persen

Agus Memanjat Tembok Membawa Golok Tengah Malam, Motif Pembacokan Sadis 1 Keluarga Terungkap

Kisah Mualaf Petarung MMA Wilhelm Ott, Beberkan Alasannya, Kini Siap Sambut Ramadhan Pertamanya

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved