Breaking News:

Berita Kriminal

Ditinggal Kerja di Luar Negeri, Rumah Warga Kebumen Digasak Pencuri

Ia pun harus berurusan dengan Polres Kebumen, karena diduga melakukan pencurian di rumah warga Desa Bejiruyung Kecamatan Sempor Kebumen.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/Khoirul Muzaki
Polres Kebumen tangkap pencuri dengan modus panjat tembok 

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Bak Spider Man, RA (20) warga Kecamatan Nusawungu Kabupaten Cilacap cukup lihai memanjat dinding tembok.

Sayangnya, aksi itu bagian dari rencana jahatnya untuk menyelinap ke rumah orang. 

Ia pun  harus berurusan dengan Polres Kebumen, karena diduga melakukan pencurian di rumah warga Desa Bejiruyung Kecamatan Sempor Kebumen. 

RA memanjat dinding tembok pagar dan rumah yang berdekatan.

Ia lantas menuruninya pelan-pelan nyaris tanpa suara. Pria itu berhasil masuk rumah tanpa sepengetahuan penghuninya.

Dijelaskan Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan,  aksi pencurian itu dilakukan pada Selasa (21/4/2020) sekira pukul 02.00 Wib beberapa waktu lalu. 

Setelah berhasil masuk rumah, tersangka masuk ke dalam kamar untuk mengambil uang tunai Rp 1 juta di dalam tas. 

"Saat itu korban tengah tertidur dengan anaknya di dalam kamar. Selanjutnya tersangka keluar dari pintu jendela," kata AKBP Rudy, Sabtu (25/4/2020).

Tersangka ternyata beberapa hari sebelumnya sering bermain dan menginap di rumah tetangga korban di Desa Bejiruyung

Tersangka juga telah memetakan kondisi wilayah tersebut, serta memantau rumah korban yang dihuni oleh dua orang, karena suami korban menjadi buruh migran di luar negeri.

Tersangka berhasil ditangkap Unit Reskrim Polsek Sempor pada Kamis (23/4) dari hasil penyelidikan di lapangan. Tersangka telah mengakui perbuatannya mencuri uang tunai milik korban. 

"Tersangka ini pengangguran. Memiliki kebiasaan minum-minuman keras. Pengakuannya, tersangka ini sering mencuri di warung-warung milik warga," terang Kapolres.

Akibat perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 363 ayat (1)  ke 3e dan ke 5e KUH Pidana dengan ancaman 7 tahun penjara.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved