Liga 1
CEO PSIS Semarang Yoyok Tak Setuju Liga 1 Dilanjutkan
CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi mengaku tak setuju bila kompetisi Liga 1 2020 dilanjutkan sementara pandemi virus corona
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi mengaku tak setuju bila kompetisi Liga 1 2020 dilanjutkan sementara pandemi virus corona atau covid-19 belum berakhir.
Seperti diketahui, kompetisi Liga 1 2020 saat ini terhenti sementara di pekan ketiga sebab berkaitan dengan kasus virus corona atau covid-19 yang saat ini beredar di sejumlah wilayah di Indonesia.
Situasi tersebut membuat PSSI selaku induk organisasi sepakbola nasional memutuskan untuk menghentikan sementara kompetisi hingga penghujung Juni 2020 dengan status force majeure.
• PKM Kota Semarang Hari Pertama, Hendi Berhentikan Kendaraan Nopol Luar Kota
• Viral Akun Reemar Martin Artis Tik Tok Filipina Diserang Netizen +62, Sempat Hilang Di-Report
• MAU KE SEMARANG BACA INI! Mulai Hari Ini Kendaraan Bukan Plat H akan Dihentikan
• Viral di Medsos, Daryani Terseret Motor saat Rebutan Tas dengan Jambret di Pasar Kliwon Solo
Jika keadaan dianggap sudah membaik, maka Liga 1 2020 bisa dilanjutkan pada Juli mendatang.
Meski begitu, saat ini belum diketahui secara pasti kapan virus corona di Indonesia segera berakhir.
"Klub tentu tak ingin disalahkan jika ada kejadian seorang penonton terkena Covid-19 usai menonton sepak bola," tegas Yoyok saat dihubungi, Minggu (26/4/2020).
Merespon usulan kompetisi dilangsungkan dengan tanpa penonton, Yoyok menyebut tetap saja saat pertandingan berlangsung bakal melibatkan banyak pihak.
Sebab, setiap pertandingan sepak bola pasti dihadiri lebih dari 50 orang karena adanya pemain, official, dan panitia pelaksana.
"Apapun itu, kesehatan adalah hal utama yang harus diperhatikan. Mulai dari pelatih, pemain, official, wartawan, dan penonton jangan sampai ada yang tertular Covid-19 gara gara sepak bola.
Jadi harus tuntas dulu walaupun nanti tren penyebarannya menurun," jelasnya.
Sebelumnya, dikutip dari kompas.com, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, menyambut baik wacana Liga 1 2020 dilanjutkan dengan opsi tanpa penonton dalam setiap laga yang dihelat.
Saat ini, berbagai skema tengah dimatangkan untuk membuat sepak bola Indonesia kembali bergeliat.
Salah satunya, melanjutkan kompetisi dengan opsi tanpa penonton.
"Tidak ada masalah, ya. Saya pikir itu opsi yang baik dan tidak terlalu berisiko.
Biar semarak. Orang bisa lihat di televisi, karena sepak bola adalah hiburan masyarakat," kata Umuh.(*)
• Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun! 3 Pasien PDP Corona di Kabupaten Semarang Meninggal
• Pelatih PSIS Dragan Sebut Indonesia Bisa Jadi Satu-satunya Negara yang Tak Lanjutkan Kompetisi
• Banjir di Tuntang dan Banyubiru, Wabup Semarang Segera Normalisasi Sungai
• Update Virus Corona di Cilacap 27 April 2020, Total 19 Pasien Positif Covid-19
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ceo-psis-semarang-as-sukawijaya-atau-yoyok-sukawi.jpg)