Bank Banten

Keluarga Widjaja, Sandiaga Uno, dan Wahidin Halim dalam Perjalanan Bank Banten

Fenomena rush terjadi setelah Gubernur Banten Wahidin Halim memindahkan dana kas daerah di Bank Banten ke Bank BJB.

KOMPAS.COM/ACEP NAZMUDIN
Gubernur Banten Wahidin Halim memindahkan dana kas daerah di Bank Banten ke Bank BJB 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Rabu (22/4/2020), terjadi antrean panjang di beberapa ATM Bank Banten.

Warga rupanya melakukan pengambilan uang alias rush di bank yang sebelumnya bernama Bank Pundi itu.

Fenomena rush terjadi setelah Gubernur Banten Wahidin Halim memindahkan dana kas daerah di Bank Banten ke Bank BJB.

Rupanya masyarakat khawatir Bank Banten tak lagi memiliki uang tunai.

Duh, Gaji PNS Sempat Tak Bisa Dicairkan di Bank Banten

Mengejutkan, Tunawisma Mengaku Dilepas dari Penampungan DKI Jakarta Setelah Diberi Sembako

Alshad Ahmad Tak Lagi Berani Masuk Kandang Harimau, Terakhir Mata Hewan Peliharaannya Itu Menajam

Viral Akun Reemar Martin Artis Tik Tok Filipina Diserang Netizen +62, Sempat Hilang Di-Report

Wahidin bilang, pemindahan dana kas daerah itu setelah Bank Banten terlambat menyalurkan dana bagi hasil (DBH) pajak dan dana jaring pengaman sosial seharusnya selesai disalurkan pada 17 April 2020 lalu.

Pada Februari 2020, ada lebih dari Rp 181 miliar DBH pajak dan Rp 709,21 miliar dana jaring pengaman yang telat disalurkan.

Kemudian, dalam Rapat Pembahasan Likuiditas Bank Banten pada 21 April 2020 bersama perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, disepakati oleh Bank Banten tidak likuid dan mengalami stop kliring.

"Sehingga, dibutuhkan aksi pemindahan dana kas daerah," ujar Wahidin dalam keterangan resmi, Kamis (23/4/2020).

Meski sudah beberapa kali berpindah tangan, keuangan Bank Banten rupanya masih belum banyak berubah.

Mari kita kembali ke tahun 2009, saat Bank Banten masih bernama Bank Eksekutif.

Halaman
1234
Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved