Breaking News:

Berita Viral

Alasan Pemecatan Sitti Hikmawatty dari Komisioner KPAI hingga Perjalanan Karirnya

Presiden Joko Widodo atau Jokowi berhentikan Sitti Hikmawatty dari jabatannya sebagai Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Facebook Sitti Hikmawatty
Komisioner KPAI Sitti Hikmawatty sebelum dipecat 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA-- Presiden Joko Widodo atau Jokowi berhentikan Sitti Hikmawatty dari jabatannya sebagai Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Jokowi berhentikan Sitti Hikmawatty melalui keputusan pemberhentian dengan tidak hormat telah dikeluarkan oleh Presiden Jokowi setelah menerima sejumlah masukkan.

Alasan pemecatan Sitty Hikmawatty dari posisi Komisioner KPAI antara lain karena pernyataannya yang bikin heboh terkait berenang bisa hamil.

Pernyataan itu dinilai melanggar empat pinsip kode etik KPAI.

Secara resmi, pemecatan Sitti Hikmawatty berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 43/P Tahun 2020 tentang Pemberhentian Tidak Dengan Hormat Anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia periode 2017-2022.

Keputusan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Utama Kementerian Sekretaris Negara, Setya Utama.

Setya Utama membenarkan bahwa Jokowi telah menandatangani keppres tersebut.

"Sudah (ditandatangani), betul," kata Setya, Senin (27/4/2020), dikutip dari Kompas.com.

VIRAL! Mengharukan Ibu dan 2 Anak Tertular Corona, Diduga Tertular dari Pakaian Ayah yang Bertugas

Menpora Italia: Serie A Liga Italia Belum Tentu Bisa Dilanjutkan, Ini Pertimbangannya

Jadwal Acara TV Hari Ini: 29 April 2020: Film Last Vegas dan Animasi Nussa di Trans TV

Keluarga Korban Corona Kaget Dikabari RS, Maruri Hidup Lagi, Siapa Jenazah yang Udah Mereka Kremasi?

Dalam klausul pertama Keputusan Presiden Nomor 43/P Tahun 2020 tersebut tercantum keputusan presiden memberhentikan Sitty secara tidak hormat.

"Memberhentikan tidak dengan hormat Dr. Sitti Hikmawatty, S.ST., M.Pd. sebagai Anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia Periode Tahun 2017-2022," bunyi klausul pertama keppres tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved