Breaking News:

Berita Wonosobo

Petani Carica Wonosobo Merana, Produsen Merumahkan Pegawai saat Wabah Corona

Terpukulnya industri Carica di kawasan Dieng ternyata berdampak pula pada sektor pertanian.

Istimewa
Buah Carica hasil panen petani di Desa Patakbanteng Wonosobo. 

TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Terpukulnya industri Carica di kawasan Dieng ternyata berdampak pula pada sektor pertanian.

Maklum, bahan baku utama produk manisan Carica adalah buah Carica yang tumbuh di kawasan dataran tinggi Dieng.

Tanaman Carica biasa ditanam petani di sela tanaman kentang lahan mereka.

Raffi Ahmad Bongkar Dompet Milik Erick Thohir, Segini Ternyata Jumlah Uang Cash yang Dibawa

Ganjar Pranowo Sebut Ibu Kos Pengusir 3 Perawat RSUD Bung Karno Solo Menangis dan Minta Maaf

Pekan Pertama Ramadhan, Harga Bawang Merah Masih 2 Kali Lipat dari Kondisi Normal

Inzaghi Curi-curi Waktu dari Kekasihnya Buat Nonton Video Ini Lebih dari 100 Kali, Video Apa Itu?

Dengan sistem tumpang sari demikian, petani dapat panen dua jenis tanaman sekaligus.

Sembari menunggu panen kentang, petani bisa memanen buah Carica dalam beberapa hari atau minggu sekali.

Usaha pertanian Carica ini pun cukup menjanjikan seiring kejayaan sektor pariwisata Dieng.

Buah Carica menjelma menjadi minuman segar atau manisan dalam bentuk kemasan yang banyak diburu wisatawan.

Petani tak susah menjual buah Carica karena ratusan produsen manisan Carica di Dieng siap menyerap hasil panen mereka.

Tetapi itu dulu, sebelum wabah Corona membalik keadaan.

"Saya biasa mengolah buah Carica dari kebun sendiri, tapi juga ambil dari petani lain karena kekurangan,"kata Sri Endarwati, produsen sekaligus pemilik kebun Carica di Desa Patakbanteng Kejajar Wonosobo.

Halaman
123
Penulis: khoirul muzaki
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved