Virus Corona Jateng

Agar Corona Tak Makin Meluas, Bupati Pati : Faktor Kuncinya Isolasi Mandiri

Masih naik-turunnya data pasien dalam pengawasan (PDP) maupun positif corona di Kabupaten Pati, Bupati Haryanto meminta semua pihak tetap waspada.

IST
Bupati Pati Haryanto di Ruang Pati Command Center ketika memimpin konferensi video evaluasi penanganan Covid-19, Rabu (29/4/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI – Masih naik-turunnya data pasien dalam pengawasan (PDP) maupun positif corona di Kabupaten Pati, Bupati Haryanto meminta semua pihak tetap waspada.

Demi menjaga agar persebaran virus corona tidak semakin meluas, ia mengimbau para kepala desa untuk meningkatkan pengawasannya pada warga yang pulang kampung maupun warga binaan lembaga pemasyarakatan yang mendapat program asimilasi.

Menurutnya, dalam hal ini yang menjadi faktor kunci ialah isolasi mandiri.

Titik Terang Mulai Kelihatan, Kata Menhan Prabowo Subianto Soal Wabah Corona

Trio Perampok Menangis Kena Hoaks Uang Rp 1 Miliar Plus Betisnya Dilubangi Polisi

Pria Boyolali Mengaku Dapat Uang Nyasar ke Rekening Rp 600 Ribu Bertuliskan BST COVID 19 TAHAP 1

Inilah Pembelaan Siti Mutmainah Ibu Kos Pengusir 3 Perawat RSUD Bung Karno Solo

Seluruh warga yang pulang kampung dan warga binaan yang bebas dan kembali ke desa harus dipastikan kepatuhannya pada prosedur karantina mandiri.

Hal tersebut disampaikan Haryanto di Ruang Pati Command Center ketika ia memimpin konferensi video evaluasi penanganan Covid-19, Rabu (29/4/2020).

“Jangan hanya melaporkan data orang-orang yang pulang kampung.

Pantau agar mereka benar-benar menaati isolasi mandiri,” tegas dia.

Jika tidak ada tempat untuk karantina, Haryanto meminta para kepala desa untuk mengomunikasikannya dengan dinas kesehatan.

Nantinya, Pemkab akan memfasilitasi dengan tempat isolasi khusus yang telah disediakan.

Mengenai fluktuasi data corona di Pati, Haryanto menyampaikan, beberapa waktu lalu, ada kabar baik mengenai sembuhnya dua warga Pati yang positif corona.

Namun, dalam rentang waktu yang tidak jauh, dua warga lainnya dinyatakan positif corona.

“Sehingga jumlah pasien positif yang semula enam, kemudian jadi empat, sekarang kembali menjadi enam,” papar dia.

Ia menyebut, keenam pasien positif corona tersebut dirawat di rumah sakit yang berbeda-beda.

Satu pasien di RSUD Wongsonegoro Kota Semarang, dua di RS Mitra Bangsa Pati, dua di RSUD Soewondo Pati, dan satu di RS Mardi Rahayu Kudus. (Mazka Hauzan Naufal)

Warga Bisa Cek Informasi Virus Corona Lewat Fitur Baru di Aplikasi Gojek

Kisah Seno Ayah di Solo Nekat Mencuri Demi Belikan Kuota Internet Anaknya yang Baru Dirumahkan

BREAKING NEWS : 2 Lagi Jamaah Ijtima Ulama Gowa Asal Karanganyar Dinyatakan Positif Corona

Polisi Buru 2 Pelaku Dugaan Pencurian Tas di Dalam Mobil di Jalan Puspanjolo Semarang

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved