Breaking News:

Berita Kudus

Bebaskan Retribusi Tiga Bulan, Pendapatan Dinas Perdagangan Kudus Turun Rp 6 Miliar

Pendapatan Kabupaten Kudus dari sektor retribusi pasar turun hingga Rp 6 miliar.

TRIBUN JATENG/RAKA F PUJANGGA
Plt Bupati Kudus, HM Hartopo memeriksa aktivitas pedagang untuk menerapkan protokol kesehatan di Pasar Kliwon, Kamis (30/4/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Pendapatan Kabupaten Kudus dari sektor retribusi pasar turun hingga Rp 6 miliar.

Penyusutan itu menyusul kebijakan Pemkab Kudus membebaskan penarikan retribusi bagi pedagang di pasar tradisional mulai April 2020 ini.

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Sudiharti menjelaskan, penarikan retribusi biasa dilakukan pada akhir bulan.

Viral Komentar Kocak Gibran Retweet Unggahan Foto Jokowi Wisuda di UGM: Dapet Ducati

Beberapa Kali Tes Hasilnya Sheila Marcia Positif, Suaminya Sempat Terdiam: Serius, Yang?

Dapatkan Diskon Listrik Bagi Pelanggan 900 dan 1300VA di www.lightup.id, Ini Cara Daftar & Syaratnya

Aamir Khan Dikabarkan Donasi 1 Kg Tepung ke Warga India, Setelah Dibuka Isinya Uang Jutaan Rupiah

Namun mulai April hingga Juni instansinya melakukan pembebasa‎n pembayaran retribusi selama tiga bulan.

"Biasanya retribusi ini ditarik setiap akhir bulan tapi ‎mulai bulan ini sudah tidak ditarik," jelasnya di sela-sela peninjauan di Pasar Kliwon Kudus, Kamis (30/4/2020).

Kendati demikian, pedagang tetap harus membayar Pemakaian Kekayaan Daerah (PKD) yang dihitung berdasarkan luas kios.

Berbeda dari retribusi pasar yang ditagih setiap bulan, PKD dibayarkan satu kali dalam setahun.

"PKD tetap bayar tetapi bayarnya setahun sekali," ujar dia.

Pembebasan retribusi selama tiga bulan itu dapat diperpanjang sesuai situasional.

Pemberlakuannya juga tidak memerlukan peraturan bupati (Perbup).

Halaman
12
Penulis: raka f pujangga
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved