Ramadhan 2020

Tetap Diburu di Tengah Pandemi, Kraca Olahan Makanan Khas Banyumas Jadi Primadona Kala Berbuka

Momen Ramadan kali ini memang terasa berbeda karena harus menjalaninya di tengah pandemi covid-19.

TRIBUN JATENG/PERMATA PUTRA SEJATI
Pegawai di warung Bu Lan saat memasak Kraca makanan dari keong khas Banyumas, Kamis (30/4/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Momen Ramadan kali ini memang terasa berbeda karena harus menjalaninya di tengah pandemi covid-19.

Namun demikian, banyak dari warga di Banyumas yang tetap memburu berbagai olahan pangan kesukaan.

Seperti halnya makanan khas Banyumas yang selalu menjadi primadona saat Ramadan, yaitu Kraca (Keong Sawah).

Beberapa Kali Tes Hasilnya Sheila Marcia Positif, Suaminya Sempat Terdiam: Serius, Yang?

Viral Komentar Kocak Gibran Retweet Unggahan Foto Jokowi Wisuda di UGM: Dapet Ducati

Tercatat 3 Warga Boyolali Dapat Transferan Misterius ke Rekening Rp 600 Ribu BST COVID 19 TAHAP 1

Detik-detik Polisi dan Warga Kepung Minimarket yang Dirampok, Para Pelaku Ditembak, Sempat Melawan

Sebagian orang, menganggap keong adalah hama bagi para petani di sawah.

Tetapi siapa sangka, makhluk kecil bercangkang ini dapat menjadi olahan makanan yang sedap dan nikmat.

Warga Banyumas menyebut olahan keong tersebut dengan sebutan 'Kraca'.

Jika anda berkunjung ke wilayah Kabupaten Banyumas, maka akan dengan mudah mendapati kraca.

Ada salah satu tempat penjual kraca yang sudah tersohor di wilayah Purwokerto, Banyumas.

Tempat itu adalah warung Bu Lan milik Khamlani (60) warga Jalan Kauman Lama, Kecamatan Purwokerto Timur.

Pantas menyandang sebagai warung penjual kraca tersohor, sebab Khamlani sudah berjualan sejak 1995.

Halaman
1234
Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved