Breaking News:

Wabah Virus Corona

Hampir Separuh Pekerja di Dunia Berisiko Kehilangan Pekerjaan karena Pandemi Virus Corona

Hampir separuh pekerja di dunia berisiko kehilangan pekerjaannya akibat pandemi Covid-19.

Editor: M Syofri Kurniawan
THINKSTOCKS/ASKOLD ROMANOV
Ilustrasi pekerja 

TRIBUNJATENG.COM - Hampir separuh pekerja dunia berisiko kehilangan pekerjaannya.

Pernyataan tersebut dikeluarkan oleh Organisasi Buruh Internasional (ILO) pada Rabu (29/4/2020) lalu.

Penyataan serius ini mengejutkan bagi setiap negara terutama yang terdampak virus corona Covid-19 sedemikian parah.

Viral Komentar Kocak Gibran Retweet Unggahan Foto Jokowi Wisuda di UGM: Dapet Ducati

Promo Superindo Akhir Pekan 30 April-3 Mei 2020, Diskon Produk Makanan Capai 40 Persen,Ini Daftarnya

Fakta Baru Persidangan, Politisi PDIP Harun Masiku Berniat Suap Semua Komisioner KPU Rp 1,5 Miliar

Biodata Reemar Martin, Artis Tik Tok dari Filipina yang Viral Dibenci Banyak Netizen +62

Sekitar 1,6 miliar pekerja informal dimana populasinya hampir setengah dari angkatan kerja global, kini berada di ujung tanduk krisis ekonomi.

Kelompok informal adalah pekerja yang paling rentan dalam kehilangan mata pencaharian.

"Bagi jutaan pekerja, tidak ada pendapatan berarti tidak ada makanan, tidak ada keamanan dan tidak ada masa depan."

"Jutaan bisnis di seluruh dunia nyaris tidak bernafas," kata Direktur Jenderal ILO, Guy Ryder dikutip dari Al Jazeera. 

"Mereka tidak memiliki tabungan atau akses ke kredit.

Ini adalah wajah nyata dari dunia kerja.

Jika kita tidak membantu mereka sekarang, mereka akan binasa," tambahnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved