Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Wabah Virus Corona

KONTROVERSI: Presiden Tanzania Sebut Temukan Pepaya dan Kambing Positif Corona

Meningkatnya angka positif Covid-19 di Tanzania membuat sang Presiden, John Magufuli memberikan pernyataan yang kontroversial.

healthyfoodstar.com
pepaya 

Ingat Mbah Minto, Nenek Klaten yang Viral Gara-gara Video THR dan Mudik? Dapat THR dari Ganjar

TRAGIS! Pria Ini Tewas Dikeroyok 12 Pemuda Dibunuh di Samping Warung, Berikut Kronologi Kejadiannya

Ramalan Zodiak Senin 4 Mei 2020: Taurus Banyak Hal Mulai Berubah dalam Kehidupanmu.

Tagar GoodbyeSandiagaUno Trending Twitter, Ini Alasan Sandiaga Uno

TRIBUNJATENG.COM - Sebut buah pepaya hingga kambing posotif corona, Presiden Tanzania tuding adanya sabotase soal corona.

Meningkatnya angka positif Covid-19 di Tanzania membuat sang Presiden, John Magufuli memberikan pernyataan yang kontroversial.

Ia blak-blakan mengakui tengah melakukan penelitian pada buah dan hewan, lantas menemui kasus positif corona pada varietas tersebut.

Presiden Tanzania, John Magufuli, mempertanyakan jumlah kasus Covid-19 di negaranya, dan meminta investigasi jika ditemukan ada "sabotase".

Negara yang berada di kawasan timur Afrika itu melaporkan 480 kasus dan 16 kematian karena virus corona, berdasarkan data Rabu (29/4/2020).

Pemerintah mendapatkan kritik dari oposisi karena dianggap menyembunyikan jumlah sebenarnya, dan tidak menganggap serius Covid-19.

Mendapat kritikan itu, Magufuli membalas dengan menyatakan bahwa orang yang terinfeksi belum tentu sakit, dan meragukan sumber daya laboratorium.

"Peralatan atau stafnya mungkin bisa dikompromikan dan kadangkala, bisa terjadi sabotase," kata Presiden Tanzania sejak 2015 itu.

Pepaya dan kambing positif terinfeksi

John Magufuli mengungkapkan, secara rahasia dia melakukan pemeriksaan pada sejumlah varietas binatang, buah-buahan, dan oli kendaraan.

Hasilnya berdasar klaim sang presiden, sebuah pepaya, seekor kambing, dan seekor burung puyuh terinfeksi Covid-19, di mana Magufuli menyebut adanya "permainan kotor".

"Berarti, ada kemungkinan terjadi kesalahan, atau reagen yang diimpor memiliki masalah. Bisa juga, si teknisi teledor," tudingnya seperti dilansir AFP Minggu (3/5/2020).

Magufuli kemudian memerintahkan Menteri Konstitusi dan Hukum, Mwigulu Nchemba, yang baru saja dia lantik untuk melakukan penyelidikan.

"Pergilah dan selidiki jika ada kemungkinan kejahatan di dalam laboratorium nasional, dan segeralah bertindak," tegas Magufuli.

Nchemba menggantikan menteri sebelumnya, Augustine Mahiga, satu dari tiga anggota parlemen yang meninggal dalam rentang waktu 11 hari.

Tidak ada penjelasan mengenai penyebab kematiannya. Meski begitu, salah satunya disebut terpapar virus corona pada April lalu.

Karena itu pada Jumat (1/5/2020), kelompok oposisi meminta anggota parlemen agar tidak hadir dan mengisolasi diri sebagai pencegahan.

Tanzania adalah segelintir negara yang tak mitigasi ketat, dengan Magufuli adalah satu dari sedikit pemimpin dunia yang meremehkan virus ini.

Sekolah dan universitas masih tetap buka. Tetapi pasar, transportasi bus, dan pertokoan masih tetap buka, di mana Magufuli meminta rakyatnya tetap giat bekerja.

Dia mengkritik tokoh Muslim yang pada Jumat (1/5/2020) menutup masjid di Dar Es Salaam sebagai langkah pencegahan terhadap wabah itu.

"Sangat aneh untuk menghentikan orang percaya memasuki masjid. Jika kalian takut, biarkan yang lain tetap datang dan beribadah," ujar dia.

Magufuli melanjutkan, pihaknya berkoordinasi dengan Madagaskar terkait ramuan yang disebut menyembuhkan Covid-19 dalam 10 hari.

Update Corona di Dunia per Minggu 3 Mei 2020

Berikut update data korban virus corona atau Covid-19 yang tersebar di seluruh dunia hingga Minggu (3/5/2020) pagi.

Virus corona kini telah menjangkiti setidaknya 3.483.935 orang di dunia.

Warga yang dinyatakan meninggal sebanyak 244.773 orang, sedangkan 1.121.499 pasien dinyatakan sembuh.

Meski virus corona tercatat pertama kali di Wuhan, China, tapi kini Amerika Serikat menjadi urutan pertama yang memiliki jumlah kasus infeksi terbanyak di dunia.

Hingga Minggu (3/5/2020) pagi, menurut data dari worldometers.info, total pasien corona berjumlah 1.160.774 kasus di Amerika Serikat.

Setelah Amerika Serikat, di posisi kedua ada Spanyol dengan jumlah 245.567 kasus.

Di posisi ketiga, ada Italia dengan 209.328 kasus.

Di urutan keempat diduduki Inggris dengan 182.260 kasus.

Setelah Inggris, ada Perancis dengan total kasus 168.396.

Sementara China yang berada di posisi 11, tercatat total 82.877 orang telah terinfeksi, ada tambahan kasus baru tercatat 2 orang.

Dari jumlah total tersebut, 77.713 di antaranya sudah dinyatakan sembuh sehingga kasus aktif kini hanya 531 saja.

Setidaknya ada 210 negara atau kawasan yang terinfeksi virus corona, ditambah dua kasus dari kapal pesiar, yakni Diamond Princess dan MS Zaandam.

Berikut update corona global di 20 negara dengan kasus tertinggi, menurut worldometers.info per Minggu (3/5/2020) pagi.

1. Amerika Serikat

Terkonfirmasi: 1.160.774

Meninggal: 67.444

Sembuh: 173.725

2. Spanyol

Terkonfirmasi: 245.567

Meninggal: 25.100

Sembuh: 146.233

3. Italia

Terkonfirmasi: 209.328

Meninggal: 28.710

Sembuh: 79.914

4. Inggris

Terkonfirmasi: 182.260

Meninggal: 28.131

Sembuh: Data Tidak Tersedia

5. Perancis

Terkonfirmasi: 168.396

Meninggal: 24.760

Sembuh: 50.562

5. Jerman

Terkonfirmasi: 164.967

Meninggal: 6.812

Sembuh: 129.000

6. Turki

Terkonfirmasi: 124.375

Meninggal: 3.336

Sembuh: 58.259

7. Rusia

Terkonfirmasi: 124.054

Meninggal: 1.222

Sembuh: 15.013

8. Brazil

Terkonfirmasi: 97.100

Meninggal: 6.761

Sembuh: 40.937

9. Iran

Terkonfirmasi: 96.448

Meninggal: 6.156

Sembuh: 77.713

10. China

Terkonfirmasi: 82.877

Meninggal: 4.633

Sembuh: 77.713

11. Kanada

Terkonfirmasi: 56.714

Meninggal: 3.566

Sembuh: 23.801

12. Belgia

Terkonfirmasi: 49.517

Meninggal: 7.765

Sembuh: 12.211

13. Peru

Terkonfirmasi: 42.534

Meninggal: 1.200

Sembuh: 12.434

14. Belanda

Terkonfirmasi: 40.236

Meninggal: 4.987

Sembuh: Data Tidak Tersedia

15. India

Terkonfirmasi: 39.699

Meninggal: 1.323

Sembuh: 10.819

16. Swiss

Terkonfirmasi: 29.817

Meninggal: 1.762

Sembuh: 24.200

17. Ekuador

Terkonfirmasi: 27.464

Meninggal: 1.371

Sembuh: 2.132

18. Arab Saudi

Terkonfirmasi: 25.459

Meninggal: 176

Sembuh: 3.765

19. Portugal

Terkonfirmasi: 25.190

Meninggal: 1.023

Sembuh: 1.671

20. Meksiko

Terkonfirmasi: 22.088

Meninggal: 2.061

Sembuh: 12.377

(Kompas.com/ Ardi Priyatno Utomo/Tribunnews.com /Indah Aprilin /Miftah)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pepaya dan Kambing Positif Covid-19, Presiden Tanzania Tuding Adanya Sabotase".

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved