Berita Kendal

22 Santri Gontor Jatim Jalani Pemeriksaan sebelum Kembali ke Rumah di Kendal

Sebanyak 23 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam Gontor Jawa Timur menjalani pemeriksaan kesehatan di halaman Stadiun Utama Kendal, Selasa (5/5

TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM
CEK SUHU TUBUH: Petugas kesehatan Dinkes Kendal mengecek suhu tubuh para santri Ponpes Darussalam Gontor Jawa Timur di halaman Stadiun Kebundalem Kendal, Selasa (5/5/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Sebanyak 23 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam Gontor Jawa Timur menjalani pemeriksaan kesehatan di halaman Stadiun Utama Kendal, Selasa (5/5/2020).

Mereka datang menggunakan sebuah bus langsung diarahkan masuk ke halaman stadiun.

Sejunlah pemeriksaan suhu tubuh, tekanan darah, keluhan-keluhan penyakit hingga pencatatan identitas dilakukan petugas medis Dinas Kesehatan Kendal bersama tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19.

Tadi Malam Didi Kempot Masih Dengarkan Lagu Kemudian Merasa Panas, Meninggal Pagi Tadi

Jasa Tak Terlupakan Didi Kempot Oleh Ardha TATU, Kemarin Malam Sempat Tak Bisa Tidur

Daftar Harga Ponsel Xiaomi Bulan Mei 2020, Ada Cashback untuk Xiaomi Redmi 8A Pro

Kisah Didi Kempot Dielukan di Suriname, 9 Kali Konser di Stadion hingga Dihadiri Presiden

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kendal, Novie Saptaning Tyas, mengatakan screening dilakukan agar memastikan para santri dalam keadaan sehat sebelum kembali ke rhmah masing-masing.

Daftar Harga Ponsel Xiaomi Bulan Mei 2020, Ada Cashback untuk Xiaomi Redmi 8A Pro

Para santri merupakan warga Kendal dengan sebagian dari Kudus, Kota Semarang, Kabupaten Semarang dan Rembang.

"Total jumlah 22, sebelumnya 24 namun 2 santri tidak jadi pulang. Hasil semuanya dalam kondisi baik," terangnya.

Muhtarom, satu di antara santri mengatakan pemeriksaan tersebut merupakan kedua kali ia dan teman-temannya jalani sebelum sampai rumah.

Katanya, sebelumnya sudah dilakukan pemeriksaan kesehatan sebelum berangkat. Ia mengaku senang dengan adanya pemeriksaan agar setiap santri merasa yakin dengan kondisinya sebelum berkumpul kembali dengan keluarga.

"Alhamdulillah semua sepertinya baik dan diperbolehkan pulang. Kita dititipin pesan agar sementara waktu jangan keluar rumah 14 hari katanya untuk isolasi mandiri sementara waktu," ujarnya.

Selesai pemeriksaan, para santri dijemput oleh keluarganya dan pulang ke rumah masing-masing. (Sam)

Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved