Jumat, 8 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Harga Motor Bekas di Semarang Anjlok Jelang Lebaran 2020

Jelang lebaran 2020 penjualan motor bekas semakin melesu. Harga motor bekas anjlok di Kota Semarang.

Tayang:
Tribun Jateng/ Ruth Novita Lusiani
Seorang pengunjung terlihat sedang melihat-lihat motor bekas di showroom Bedagan Motor, Selasa, (5/5/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pada bulan ramadan dan jelang lebaran penjualan motor bekas semakin melesu.

Padahal seharusnya momen ramadan dan lebaran menjadi momen panen bagi para pelaku jual beli motor bekas.

“Seharusnya sekarang ini waktunya motor bekas banyak dicari orang, terlebih mau lebaran."

"Tapi karena ada virus corona dan juga larangan mudik, penjualan jadi sepi,” ungkap Mujiono, karyawan di showroom jual beli motor bekas Langgeng Jaya Motor kepada Tribun Jateng, Selasa, (5/5/2020).

Fakta Meninggalnya Didi Kempot, Sesak Nafas Hingga Disholatkan di Rumah Saputri Istri Pertamanya

Cetak Hattrick, Tiga Pasien Positif Corona di Kabupaten Tegal Sembuh 5 Mei 2020

Pemkot Tegal Bagikan 315 Makanan Buka Puasa untuk Warga Lapas Kelas II B Tegal

Klenteng Tek Hay Kiong Sumbang 600 Baju Hazmat ke Pemkot Tegal

Ia mengatakan penjualan motor bekas sudah mulai sepi terhitung sejak adanya pandemi virus corona.

Dalam bulan ramadan dan jelang lebaran tahun lalu, Mujiono mengatakan banyak orang mulai mencari motor bekas bahkan sebulan sebelum terlaksananya bulan ramadan.

“Kalau lihat tahun-tahun sebelumnya, orang-orang kebanyakan mulai cari itu sebulan sebelum bulan ramadan sampai setelah lebaran pun masih banyak yang cari."

"Penjualan tahun lalu di bulan ramadan dan lebaran mencapai 60 unit lebih,” imbuhnya.

Lanjutnya, di bulan ramadan tahun ini Langgeng Jaya Motor hingga kini baru dapat menjual 2 unit motor bekas.

Mujiono pun memperkirakan untuk penjualan motor bekas jelang lebaran kedepan akan tetap mengalami kelesuan, mengingat hingga saat ini belum diketahui pasti kapan pandemi akan berakhir dan adapula larangan mudik bagi masyarakat.

Menyiasati hal tersebut, Mujiono mengatakan Langgeng Jaya Motor melakukan banting harga besar-besaran bagi konsumen, dengan adanya potongan harga mencapai Rp 2 juta lebih.

“Sekarang ini dibanding yang beli motor bekas, malah lebih banyak yang menjual, karena banyak orang butuh uang cash."

"Dari awal bulan ramadan sampai sekarang, sudah ada sekira 10 orang yang jual motor,” katanya.

Hal senada juga diungkapkan karyawan Bedagan Motor, Arif Putranto. Ia mengatakan showroom motor bekas Bedagan Motor juga turut mengalami kelesuan di bulan ramadan dan jelang lebaran tahun ini.

Arif mengatakan di bulan ramadan dan lebaran tahun lalu, Bedagan Motor mencatatkan penjualan sekira 35 unit lebih, dimana konsumen sudah berbondong-bondong mencari motor bekas jauh-jauh hari sebelum lebaran.

Namun di bulan ramadan kali ini, Bedagan Motor masih mencatatkan penjualan sekira 7 unit motor bekas.

“Ramadan dan lebaran tahun ini, penjualan motor bekas mengalami penurunan yang sangat signifikan, hingga 50 persen lebih,” tutur Arif.

Menurutnya, saat ini tren dimasyarakat yakni banyak yang menjual motor ketimbang membeli.

Ia mengatakan terlebih dalam situasi seperti ini banyak masyarakat yang membutuhkan dana untuk kebutuhan sehari-hari.

“Kalau sekarang ini yang jual ada banyak, sehari bisa empat orang menawarkan motornya untuk kami beli."

"Tapi kami juga harus selektif dalam hal ini, takutnya stoknya numpuk yang beli tidak ada,” tambahnya.

Bedagan motor pun juga mensiasati situasi ini dengan memberikan potongan harga bagi konsumen, selain itu juga melakukan promosi via online seperti melalui OLX.

(Ute)

Hafiz Cilik Kekurangan Fisik Ini Gugah Hati Kerajaan Arab, Dihadiahi Rumah dan Haji Sekeluarga

Liliek Kakak Didi Kempot: Diforsir Sejak Ada Sobat Ambyar dan Corona, Dia kecapekan

Pemuda Desa Masih Pakai Gelang ODP Corona Mabuk-mabukan di Penggilingan Padi Bukateja Purbalingga

Pembunuhan Siang Bolong di Semarang, Budi Datangi Polsek Setelah Sayat Leher Tetangga

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved