Breaking News:

Berita Magelang

Hilang Saat Menjala Ikan di Sungai Elo Magelang, Kakek Suraman Ditemukan Tewas Tiga Hari Kemudian

Aktifitas korban menjala sudah menjadi rutinitas dan biasanya korban pulang ke rumah pada pukul 11.00 WIB

Istimewa
Petugas SAR gabungan berhasil menemukan mayat Suraman (65) warga Candiretno, Secang, Kabupaten Magelang di sungai Progo Kelurahan Trasan Kecamatan Bandongan kabupaten Magelang, Rabu (6/5/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Setelah dikabarkan hilang selama tiga hari lantaran hanyut di sungai Elo Magelang, Suraman (65) warga Kelurahan Candiretno Kecamatan Secang Kabupaten Magelang akhirnya ditemukan di sungai Progo Kelurahan Trasan Kecamatan Bandongan kabupaten Magelang, Rabu (6/5/2020).

"Korban dikabarkan hilang di sungai Elo pada Senin (4/5/2020) pukul 10.30 WIB, setelah tim SAR gabungan melakukan pencarian korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," terang Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Semarang, Agung Hari Prabowo, seperti keterangan tertulis yang diterima Tribunjateng.com, Rabu (6/5/2020).

Menurut Agung, sebelum hanyut di sungai Elo, korban berpamitan pergi dari rumah untuk menjala ikan di sungai Elo, Senin (4/5/2020) sekira pukul 05.00 WIB.

Penyesalan Kaesang Pernah Tolak Permintaan Didi Kempot, Putra Jokowi Hanya Bisa Kenang Kebaikannya

Karyanya Melegenda, Ini Foto-foto Rumah Megah Didi Kempot di Solo, Dekat dengan Pak Jokowi

Cepat Busuk, Telur Ayam Infertil Dilarang Dijual di Pasar, Ini Cara Membedakan dengan Telur Ayam ras

Hasil Rapid Test, 24 Tenaga Medis RS di Batang Positif Virus Corona, Rata-rata Perawat & Bidan

Aktifitas korban menjala sudah menjadi rutinitas dan biasanya korban pulang ke rumah pada pukul 11.00 WIB.

"Namun pada hari itu hingga waktu sore hari korban belum juga kembali sehingga keluarga dibantu warga berinisiatif melakukan pencarian," terangnya.

Setelah keluarga dan warga berinisiatif melakukan pencarian korban belum juga ditemukan sampai pukul 23.00.

Basarnas Semarang lalu mengirimkan satu tim tambahan serta peralatan SAR air.

Mereka bergabung dengan tim SAR yang sudah ada di lokasi untuk melakukan pencarian lanjutan.

Operasi pencarian tim SAR gabungan dengan cara melakukan penyelaman di area kedung sungai.

Selanjutnya melakukan penyisiran menggunakan perahu rafting dari Ngasem ke arah Selatan kurang lebih berjarak 8 kilometer.

"Kondisi sungai Elo berkarakteristik berkelok ditambah cuaca sempat beberapakali hujan sehingga menjadi kendala petugas di lapangan," kata Agung.

Dia menambahkan selepas korban ditemukan, para petugas SAR harus tetap bekerja keras pada proses evakuasi.

Pasalnya dari aliran sungai Progo menuju daratan harus melintasi area persawahan Kelurahan Trasan.

Paling tidak dibutuhkan waktu sekira 30 menit.

"Setelah proses evakuasi selesai selanjutnya korban dibawa ke rumah duka," tandas Agung. (iwn)

Penulis: iwan Arifianto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved