Berita Banyumas

Inflasi Purwokerto Ditengah Pandemi Covid-19 dan Ramadan Dipastikan Tetap Terkendali

Purwokerto tercatat mengalami deflasi sebesar -0,08 persen (mtm), hal ini tercatat lebih rendah dibandingkan pencapaian bulan sebelumnya

Tribun Jateng/Permata Putra Sejati
Transaksi jual beli antara pedagang dan pembeli di Pasar Kliwon, Purwokerto. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Inflasi Purwokerto Tetap Terkendali meski dalam masa pandemi covid-19 dan Ramadan.

Kondisi ini masih terkendali dan berada dalam rentang sasaran inflasi nasional 2020 sebesar 3 persen ± 1 persen (yoy).

"Wilayah Purwokerto sendiri mengalami inflasi minus (deflasi) pada bulan April sebesar - 0,08 persen (mtm), sementara mencatat inflasi 0,87 persen (ytd) dan 2,59 persen (yoy)," ujar Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto, Samsun Hadi kepada TribunBanyumas.com, sebagaimana dalam rilis Rabu (6/5/2020).

Purwokerto tercatat mengalami deflasi sebesar -0,08 persen (mtm), hal ini tercatat
lebih rendah dibandingkan pencapaian bulan sebelumnya yang tercatat inflasi sebesar 0,05 persen (mtm).

Apa Itu Remdesivir, Dikembangkan China untuk Obati Pasien Virus Corona, Terbaru Disetujui BPOM AS 

Jenguk Tukang Sayur yang Positif Corona, Satu RT Jalani Rapid Test, Ini Kronologi Lengkapnya

Karyanya Melegenda, Ini Foto-foto Rumah Megah Didi Kempot di Solo, Dekat dengan Pak Jokowi

Penyebab Ayahanda Nikita Willy Meninggal, Ibunda Sebut Pemakaman Ikuti Prosedur Pemerintah

Pencapaian deflasi di Purwokerto terpantau lebih dalam dibandingkan inflasi yang terjadi di Jawa Tengah sebesar -0,01 persen (mtm).

Deflasi Bulan April 2020 di Purwokerto terutama bersumber dari penurunan harga komoditas pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang memberikan andil sebesar -0,17 persen, terutama bersumber dari komoditas daging ayam ras, telur ayam ras, cabai merah, bawang putih, dan cabai rawit.

Deflasi kelompok makanan, minuman, dan tembakau lebih dalam tertahan oleh masih
terdapatnya peningkatan harga pada beberapa komoditas makanan, antara lain bawang merah, beras, dan gula pasir.

Di sisi lain, laju deflasi tertahan oleh inflasi kelompok perawatan pribadi dan jasa
lainnya yang bersumber dari komoditas emas perhiasan.

Sebagai upaya pengendalian harga, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Banyumas pada April 2020 telah melakukan beberapa kegiatan antara lain pemantauan harga rutin komoditas
bahan pangan strategis seperti beras, daging ayam ras, telur ayam ras, dan komoditas hortikultura.

Fokus pengendalian inflasi TPID Kabupaten Banyumas pada 2020 antara lain peningkatan pasokan bahan makanan terutama beras, cabai merah, bawang merah, bawang putih, gula pasir, dan minyak
goreng, serta koordinasi antar daerah dalam upaya pengendalian inflasi.

Halaman
12
Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved