Didi Kempot Meninggal

Perjalanan Karir Didi Kempot, Modal Ukulele dan Kendang Dari Solo, Yogya, Lalu Moncer di Jakarta

Penyanyi campursari Didi Kempot memilih memulai karier bermusiknya dari nol. adik pelawak Mamiek Prakoso itu memilih berjuang membangun kariernya

KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Penyanyi campursari, Didi Kempot saat cek sound sebelum acara program Rosi di Kompas TV di Menara Kompas, Jakarta, Kamis (1/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Perjalanan bermusik The Godfather of Brokenheart, Didi Kempot penuh perjuangan dan berliku.

Penyanyi campursari Didi Kempot memilih memulai karier bermusiknya dari nol.

Meski terlahir di keluarga berdarah seniman, adik pelawak Mamiek Prakoso itu memilih berjuang membangun kariernya dari bawah.

Ketua RT di Solo Beberkan Nama dan Agama Didi Kempot di Kartu Keluarga, Tak Pakai Dionisius

Almarhum Didi Kempot Tinggalkan 3 Anak dari 2 Istri Saputri dan Yan Vellia di Ngawi dan Solo

Viral Polisi Selingkuh di Hotel Digerebek Istri yang Bawa Bayi, Kapolsek Serahkan ke Propam

Karyanya Melegenda, Ini Foto-foto Rumah Megah Didi Kempot di Solo, Dekat dengan Pak Jokowi

Ia bahkan telah menaruh seluruh jiwanya untuk bermusik hingga akhir hayatnya.

Didik Kempot lahir sebagai seorang seniman dan mati sebagai seorang seniman.

Mendiang menghebuskan napas terakhirnya pada usia 53 tahun akibat henti jantung pada Selasa (5/5/2020). 

Seniman, Dyna Putri menceritakan Didi Kempot memulai karier bermusiknya pada 1984. 

Saat itu, Didi Kempot hanya seorang musisi jalanan yang menghabiskan waktunya di jalanan kota Solo

Hanya bermodal ukulele dan kendang, ia menyusuri jalanan Kota Solo.

Itu dilakukannya selama dua tahun, yakni dari 1984 sampai 1986 sebelum akhirnya ia bertolak ke Yogyakarta

Halaman
1234
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved