Promoter Polda Jateng

Tak Mampu Beli Sabu, Kuli Bangunan di Kebumen Ini Beralih ke Pil Koplo

TM (27), warga Desa Selokerto Kecamatan Sempor dibekuk jajaran Sat Resnarkoba lantaran diduga mengedarkan secara ilegal pil Hexymer kepada masyarakat

IST
Tersangka peredaran pil haram saat konferensi pers Polres Kebumen 

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - TM (27), warga Desa Selokerto Kecamatan Sempor dibekuk jajaran Sat Resnarkoba lantaran diduga mengedarkan secara ilegal pil Hexymer kepada masyarakat umum.

Tersangka ditangkap di daerah tempatnya tinggal pada Kamis (19/3).

Dari penangkapan itu, Sat Resnarkoba menyita 140 butir pil Hexymer atau 14 paket yang masing-masing berisi 10 butir pil Hexymer siap edar.

Viral Munculnya Fenomena Dukhan Tanda Kiamat Jumat 8 Mei 2020, Ini Komentar MUI

Pilu, Bocah 8 Tahun Dijemput untuk Karantina: Pakaian yang Dibawa Menyembul dari Kresek Indomaret

Seisi Sidang Pembunuhan Hakim Jamaluddin Tertawa Dengar Saran Sopir ke Zuraida Hanum, Ada Fakta Baru

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun ODHA Sragen Meninggal, Pernah Viral Diusir Saat Bantu Hajatan Warga

Diungkapkan Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan saat konferensi pers, dari penjualan itu tersangka menerima keuntungan 200 persen lebih untuk setiap paketnya.

Tiap paketnya, tersangka kulak dari seseorang dengan harga Rp 10 ribu.

"Selanjutnya oleh tersangka dijual kembali dengan harga Rp 35 ribu," jelas AKBP Rudy, Rabu (6/5).

Kepada penyidik, tersangka mengaku sebagai pemakai narkoba jenis sabu.

Ia yang dalam kesehariannya hanyalah kuli bangunan itu beralih mengonsumsi pil Hexymer karena mahalnya harga narkoba jenis sabu.

Ia mulai mengedarkan pil Hexymer dari pertengahan tahun 2019.

Dari keuntungan itu, tersangka bisa membeli rokok dan pil Hexymer untuknya pribadi.

Halaman
12
Editor: muh radlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved