Breaking News:

Virus Corona Jateng

BREAKING NEWS : Pasien Positif Corona di Sragen Bertambah 9 Orang, Kluster Ijtima Ulama Gowa

Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Sragen terus naik. Data per Jumat (8/6/2020) pukul 16.00 pasien positif Covid-19 bertambah.

Tribun Jateng/Re Klara Muhammad Cuba
Ilustrasi virus corona 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Sragen terus naik. Data per Jumat (8/6/2020) pukul 16.00 pasien positif Covid-19 bertambah sembilan orang.

Kini total kasus mencapai 28 orang, empat orang dinyatakan sembuh, satu meninggal dunia dan 23 orang dirawat.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyampaikan sembilan kasus tambahan tersebut termasuk dalam kluster Ijtima dari Gowa Sulawesi Selatan.

14 ABK Indonesia Sengsara di Kapal China Long Xin 629 Dipulangkan ke Indonesia, Begini Kondisinya

Harta dan Keluarga Ditinggalkan, Mantan Pendeta Ini Jadi Tukang Bersih Kubur dan Muadzin di Kebumen

Pilu, Bocah 8 Tahun Dijemput untuk Karantina: Pakaian yang Dibawa Menyembul dari Kresek Indomaret

Sales Wanita Nakal Mendadak Jadi Jutawan, Bikin Babak Belur Perusahaan Ban Purwokerto Rp 475 Juta

Kesembilannya dinyatakan positif Covid-19 dari hasil swab test yang dikeluarkan laboratorium Universitas Sebelas Maret (UNS) hari ini.

"Sembilan orang ini dari kluster Gowa yang dirawat di Sasana Manggala Sukowati (SMS) dan semuanya Orang Tanpa Gejala (OTG)," kata Yuni ketika dihubungi Tribunjateng.com.

Karena mereka semua OTG, ke-sembilan orang tersebut dipindah ke gedung SMS bagian depan bersama tujuh orang yang terlebih dahulu dinyatakan positif Covid-19.

Perlu diketahui, dari 130 warga Sragen yang pulang dari Gowa, sebanyak 37 orang reaktif berdasarkan hasil pemeriksaan rapid test.

Hasil swab untuk delapan orang terdahulu sudah turun Kamis (30/4/2020) malam dengan hasil tujuh diantaranya positif, satu warga negatif.

Kini tersisa 20 orang yang menunggu hasil swab test dan masih dilakukan karantina di gedung belakang SMS Sragen.

"Memang hasil swab test tidak bisa keluar bersamaan, karena barangkali antrian banyak," tambah Yuni.

Yuni terus mengimbau kepada masyarakat agar tetap dirumah dan selalu menjaga kesehatan diri dan lingkungan.

Rajin mencuci tangan, wajib kenakan masker ketika terpaksa harus keluar rumah dan jaga jarak.

Sementara itu angka OTG di Kabupaten Sragen tidak mengalami peningkatan yaitu masih diangka 99 orang.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) naik dua angka dari 29 menjadi 31 PDP. Orang Dalam Pemantauan (ODP) mengalami penurunan dari 11 menjadi sembilan ODP.

Sedangkan Pelaku Perjalanan (PP) terus mengalami peningkatan dari  24.024 menjadi 24.114 PP. (uti)

Igun Ungkap Rahasia Ruben Onsu Pindah Rumah ke Pondok Indah, Ternyata Punya Helikopter Pribadi

Gading Marten Ingin Liburan Bareng Gisel dan Gempi ke Salah Satu dari 4 Negara Ini

Pemuda Bertato di Banjarnegara Ini Tobat Setelah Kerisnya Diinjak-injak Pak Kiai

Di Tengah Wabah Corona, Pengusaha Kolang Kaling di Semarang Kewalahan Penuhi Permintaan Pasar

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved