Breaking News:

Berita Otomotif

Langgeng Jaya Beri Potongan Harga Rp 2 Juta Menjelang Lebaran, Ayo Buruan!

Penjualan sepeda motor bekas semakin melesu dalam beberapa waktu terakhir. Padahal, masa Ramadan dan Lebara

Tribun Jateng / Ruth Novita Lusiani
Langgeng Jaya 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Penjualan sepeda motor bekas semakin melesu dalam beberapa waktu terakhir. Padahal, masa Ramadan dan Lebaran seharusnya menjadi momen panen bagi para pelaku bisnis itu.

“Seharusnya sekarang ini waktunya sepeda motor bekas banyak dicari orang, terlebih menjelang Lebaran. Tapi karena ada virus corona dan juga larangan mudik, penjualan jadi sepi,” kata Mujiono, karyawan di showroom jual beli sepeda motor bekas, Langgeng Jaya Motor, kepada Tribun Jateng, Selasa (5/5).

Menurut dia, penjualan motor bekas sudah sepi terhitung sejak adanya pandemi virus corona. Hal itu jauh berbeda dibandingkan dengan pada Ramadan dan menjelang Lebaran tahun-tahun sebelumnya.

Pada momen yang sama tahun lalu, Mujiono menuturkan, banyak orang mulai mencari sepeda motor bekas bahkan sebulan sebelum Ramadan.

“Kalau lihat tahun-tahun sebelumnya, orang-orang kebanyakan mulai cari itu sebelum Ramadan, sampai setelah Lebaran pun masih banyak yang cari. Penjualan pada masa Ramadan dan Lebaran tahun lalu bisa mencapai 60 unit lebih,” jelasnya.

Sepanjang Ramadan tahun ini, Mujiono menyatakan, Langgeng Jaya Motor hingga kini baru dapat menjual dua unit sepeda motor bekas.

Ia pun memperkirakan penjualan motor bekas menjelang Lebaran nanti akan tetap mengalami kelesuan, mengingat hingga kini belum diketahui pasti kapan pandemi covid-19 akan berakhir, dan ada pula larangan mudik bagi masyarakat.

Menyiasati hal itu, Mujiono mengungkapkan, Langgeng Jaya Motor melakukan banting harga besar-besaran bagi konsumen, dengan adanya potongan mencapai lebih dari Rp 2 juta.

“Sekarang ini dibandingkan dengan yang beli motor bekas, malah lebih banyak yang menjual, karena banyak orang butuh uang cash. Dari awal Ramadan sampai sekarang sudah ada sekira 10 orang yang menjual motor di sini (Langgeng Jaya Motor-Red),” paparnya.

Senada diungkapkan karyawan Bedagan Motor, Arif Putranto. Menurut dia, showroom sepda motor bekas itu turut mengalami kelesuan pada Ramadan dan menjelang Lebaran tahun ini.

Ia berujar, pada masa Ramadan dan Lebaran tahun lalu, Bedagan Motor mencatatkan penjualan sekitar 35 unit, di mana konsumen sudah berbondong-bondong mencari motor bekas jauh sebelum Lebaran.

Namun, pada Ramadan kali ini, Arif menyebut, Bedagan Motor baru mencatatkan penjualan sekitar tujuh unit motor bekas.
“Ramadan dan Lebaran tahun ini penjualan motor bekas mengalami penurunan sangat signifikan, hingga lebih dari 50 persen,” tuturnya.

Arif menjelaskan, saat ini lebih banyak masyarakat yang menjual motor ketimbang membeli. Terlebih dalam situasi seperti ini, banyak orang yang membutuhkan dana untuk kebutuhan sehari-hari.

“Kalau sekarang ini yang jual ada banyak, sehari bisa empat orang menawarkan motornya untuk kami beli. Tapi kami juga harus selektif, takutnya stok menumpuk yang beli tidak ada,” paparnya.

Bedagan Motor pun juga menyiasati situasi ini dengan memberikan potongan harga bagi konsumen, serta melakukan promosi via online seperti melalui e-commerce Olx. (ute)

HEBOH! Jenazah Membusuk di Kamar Kos Dikerubutin Belatung, Ini Kata Tetangga

INGAT Baim Cilik yang Diperankan Nizam Hasan, Inilah Kondisinya Saat Ini

BERITA LENGKAP: Menhub Izinkan Kembali Transportasi Umum Beroperasi, Ini Yang Wajib Dibawa Penumpang

BIKIN GERAM: ABK Hanya Diberi Minum Air Suling Laut di Kapal China: Bikin Pusing, Kaya Ada Dahak

Penulis: Ruth Novita Lusiani
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved