Berita Semarang
Hujan Deras Sabtu Sore, Halte BRT Trans Semarang di Pasar Yaik MAJT Roboh Hingga Terguling
Hujan deras sebabkan robohnya halte BRT Trans Semarang yang berada di Pasar Yaik, kawasan MAJT hingga posisinya terguling.
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Hujan lebat dan angin kencang yang terjadi di Kota Semarang pada Sabtu (9/5/2020) sejak sore hingga malam ini menyebabkan sejumlah dampak.
Satu di antaranya yakni robohnya halte BRT Trans Semarang yang berada di Pasar Yaik, kawasan MAJT hingga posisinya terguling.
Saksi mata kejadian, Widodo, mengatakan bahwa awalnya atapnya yang lepas terkena angin, kemudian disusul bangunannya yang terguling ke arah belakang halte.
• Rekor Tertinggi Penambahan Pasien Corona Dalam Sehari di Indonesia, Ada 533 Pasien Positif
• Update Corona 9 Mei di Boyolali: Pasien Positif Corona Bertambah, Kini Ada Transmisi Lokal
• Pemkab Kudus Terima Donasi 1.000 Masker, Akan Didistribusikan ke Tenaga Medis
• Update Corona 9 Mei di Klaten: Tambah 1 PDP, Berikut Daftar Lengkap Tiap Kecamatan
“Tadi di sekitar halte banyak orang, namun tidak ada korban,” ujar seorang penjaga kamar mandi umum setempat itu.
Sementara itu, Plt Kepala BLU Trans Semarang Hendrix Setyawan mengatakan bahwa pihaknya langsung menangani halte itu usai mendapat laporan.
“Langsung ditangani sore tadi,” ungkapnya kepada Tribunjateng.com.
“Ini penanganan sementara karena cuaca dan alat tidak memungkinkan,” imbuhnya.
Dari pantauan, halte tersebut sudah tampak kembalo berdiri, namun atapnya belum terpasang.
Selain itu, hujan lebat dan angin kencang menyebabkan matinya listrik di kawasan itu hingga petang dan malam hari. (tribunjateng/rez)