Berita Perbankan

Perbankan Terus Pacu Pembukaan Rekening Daring

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) praktis membuat aktivitas nasabah di kantor cabang turun.

Harian Warta Kota/Henry Lopulalan
Ilustrasi - Penukaran uang dolar ke rupiah. Editor: Mohamad Yoenus 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA -- Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) praktis membuat aktivitas nasabah di kantor cabang turun.

Meski demikina, hal itu tidak membuat jumlah rekening baru turun.

Lewat pemanfaatan teknologi, mayoritas bank besar kini telah memiliki layanan pembukaan rekening secara daring. PT Bank CIMB Niaga Tbk misalnya yang mencatat jumlah pengguna aplikasi mobile banking OctoMobile telah mencapai 3,5 juta rekening.

Direktur Konsumer CIMB Niaga, Lani Darmawan mengatakan, jumlah rekening baru terus meningkat di tengah penerapan kebijakan PSBB, termasuk kerja dari rumah atau work from home (WFH).

"Pembukaan rekening lewat OctoMobile menjadi satu inisiatif peningkatan dana pihak ketiga (DPK) dana murah, terutama tabungan. Sejauh ini tumbuh dua digit," katanya, kepada Kontan, Rabu (6/5).

CIMB Niaga juga mencatatkan rasio dana murah saat ini sudah cukup terjaga sesuai dengan target, yakni 60 persen. Perseroan juga optimistis tabungan akan tetap tumbuh dua digit lewat pemanfaatan digital pada tahun ini.

Lani menuturkan, saat ini hampir seluruh rekening tabungan baru di CIMB Niaga sudah dilengkapi mobile banking. Jumlah pengguna mobile banking meningkat sekitar 50.000/bulan. Kini, pekerjaan rumah CIMB Niaga antara lain mendorong transaksi nasabah.

"Dengan pembatasan akibat covid-19 membuat nasabah mulai terbiasa dan mulai percaya menggunakan digital channel. Kami dorong terus, terutama untuk nasabah yang berusia tua, antara lain lewat program promosi," jelasnya.

PT Bank OCBC NISP Tbk melalui aplikasi ONe Mobile juga mendorong pembukaan rekening tabungan secara daring. Head of Strategy and Innovation Bank OCBC NISP, Ka Jit menyatakan, saat ini jumlah pembukaan rekening daring tercatat sudah di atas 5.000 rekening/bulan.

Meski tidak merinci secara detail, ia menyebut, secara tahunan jumlah rekening daring sudah naik sekitar 40 persen.

"Peningkatan DPK tetap akan menjadi fokus, melalui aktivasi tabungan dan peningkatan penggunaan channel digital kami," ungkapnya.

Sejatinya, Ka Jit berujar, nasabah individu OCBC NISP saat ini sudah berjumlah 1 juta rekening. Ke depan, rekening daring dipastikan bakal menjadi pilihan calon nasabah.

Fitur investasi

Sama seperti bank lain, OCBC NISP juga terus mendorong transaksi nasabah. Pembedanya, aplikasi mobile banking OCBC NISP juga memiliki fitur untuk berinvestasi, termasuk transaksi menggunakan mata uang asing atau valas.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved